PSMS Medan
PAULO Sitanggang Akhirnya Buka Suara Soal Kabur dari PSMS Medan, Sebut Aku Tak Sebodoh Itu
Paulo Sitanggang lebih memilih bergabung dengan Borneo FC lantaran kontraknya dengan PSMS ada tertulis sebuah perjanjian yang tak mengikat.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Ilham Fazrir Harahap
"Surat keluar dia dari Persik bukan ke Paulo Sitanggang. Tapi ke PSMS Medan karena PSMS Medan yang membayar. Tujuannya agar dia tidak liar," katanya.
Masih dikatakan King, kalau surat tersebut diberikan kepada Paulo, sementara yang bayar PSMS Medan yang mengeluarkan biaya semua berarti Paulo bisa main di klub lain.
"Jadi langsung mereka (Persik) berbicara dengan Managemen PSMS Medan. Kami berbicara langsung kami bayar. Setelah kami bayar surat keluarnya langsung dikirim ke PSMS Medan bukan ke Paulo Sitanggang," akunya.
Selain itu, masih dikatakan King, surat tersebut ditunjukkan managemen ke Paulo.
"Paulo ini surat mu sudah keluar, sekarang kau harus bermain di PSMS dan gajimu 25 juta teken pada waktu itu, siap. Semua 22,5 juta ditambah uang transpor ditambah ini, digenapkan jadi 25 juta sebulan. Oke teken siap bayar. Mulai dari tahun 2020 Sampai Februari 2021 kontrak kita hormati sama-sama meskipun liga tidak jalan," akunya.
Selesai itu, sambung King, pada 12 Maret 2021 managemen PSMS Medan perpanjang kontrak dan melakukan negosiasi ulang. "Tanggal 15 Maret 2021 kita buat kontraknya dan diteken sama Paulo," ujarnya.
Jadi, aku King, semua sudah ada surat-suratnya. "Kita juga membuat kwitansi sehingga semuanya jelas dan biar masyarakat juga mengetahuinya," katanya.
Sebagaimana diketahui, Paulo bergabung dengan PSMS pada musim 2020 lalu dari klub promosi Liga 1, Persik Kediri, dengan status permanen usai kontraknya dengan Persik diakhiri.
Sementara itu, sejak bergabung dengan PSMS musim lalu, Paulo sama sekali belum pernah memainkan satu laga resmi pun bersama PSMS karena semua kompetisi musim lalu dibatalkan atau ditiadakan karena Pandemi Covid-19.
(Tribun-Medan.com)