Breaking News:

Ya Tuhan, Malu-maluin Aja Nih, Jalan Wilem Iskandar Mirip Lintasan Offroad Perkebunan Sawit

Jalan di depan kampus Universitas Negeri Medan kondisinya hancur lebur dan sangat memprihatinkan karena mirip dengan jalur oofroad

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Kondisi Jalan Willem Iskandar, Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Minggu (25/4/2021). Jalan rusak terlihat dipenuhi kubangan lumpur dan pengendara sulit melintas.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-"Ya Tuhan, malu-maluin aja nih," begitulah celetuk sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Kondisi jalan di depan kampus Universitas Negeri Medan (UNIMED) itu saat ini sangat memprihatinkan.  

Terdapat kubangan air bercampur lumpur sepanjang 30 meter di ruas Jalan Willem Iskandar, sehingga mirip dengan lintasan offroad di perkebunan sawit.

Akibat jalan yang cukup jelek, membuat warga yang melintas sangat berhati-hati.

Baca juga: Pemko Medan Targetkan Jalan Rusak Beres Dalam Dua Tahun, Pengamat: Jangan Asal Jadi

Kendaraan seperti mobil maupun sepeda motor, lebih memilih berjalan di ruas jalan yang pas-pasan di sebelah kanan agar tidak masuk ke kubangan lumpur.

Akibatnya, saat melewati jalan tersebut sempat terjadi penumpukan di ruas jalan yang rusak.

Bahkan, seorang ibu dan anaknya yang akan pergi ibadah ke Gereja terpaksa harus maju lebih jauh saat menyetop angkutan umum.

Ia terlihat berjalan lebih jauh dari tempat menyetop dan memilih naik di area jalan yang tidak berlumpur.

Kendaraan melintas di ruas jalan rusak, di Jalan Pertahanan, Desa Sigara-Gara, Patumbak, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (16/3/2021). Jalan yang kondisinya rusak parah dan sering makan korban tersebut sudah lebih dari satu tahun dibiarkan tanpa perbaikan.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Kendaraan melintas di ruas jalan rusak, di Jalan Pertahanan, Desa Sigara-Gara, Patumbak, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (16/3/2021). Jalan yang kondisinya rusak parah dan sering makan korban tersebut sudah lebih dari satu tahun dibiarkan tanpa perbaikan.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (TRIBUN MEDAN)

Beberapa truk besar yang melintas, membuat percikan lumpur naik ke permukaan jalan.

Kondisi ini semakin diperparah saat terjadi hujan deras.

Halaman
123
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved