Breaking News:

Bentrok Rebutan Lahan

BRUTALNYA OKP INI, Tak Takut Perwira Polisi Jebolan Brimob hingga Intimidasi Wartawan

Awalnya, jurnalis Tribun Medan bernama Kristen Edi Sidauruk merekam cekcok mulut warga dengan massa OKP.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Bentrokan nyaris kembali terjadi antara warga dan massa OKP di lokasi tanah garapan Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Senin (26/4/2021).(TRIBUN MEDAN/FADLI) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Massa OKP yang sempat mengintimidasi masyarakat di lahan sengketa Jalan Meteorologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan makin beringas.

Setelah sebelumnya mengancam akan menganiaya warga yang menolak pembangunan pagar beton, kini massa OKP itu berusaha menganiaya jurnalis yang tengah melakukan peliputan.

Awalnya, jurnalis Tribun Medan bernama Kristen Edi Sidauruk merekam cekcok mulut warga dengan massa OKP.

Tiba-tiba, anggota OKP berbaju hijau mendatangi Edi. Preman tersebut mengancam dan melarang Edi untuk merekam segala aktivitas di lokasi.

"Kau ngapai merekam-rekam," teriak sejumlah massa OKP, Senin (26/4/2021).

Mendapat ancaman, Edi menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi sengketa lahan cuma untuk menjalankan tugas peliputan.

Kasubbag Dal Ops Satuan Brimob Polda Sumut AKP Jan Piter Napitupulu ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Percutseituan
Kasubbag Dal Ops Satuan Brimob Polda Sumut AKP Jan Piter Napitupulu ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Percutseituan (HO / Tribun Medan)

Tiba-tiba, datang lagi preman lainnya langsung mendorong Edy.

Bahkan, sejumlah preman ini menantang masyarakat dan awak media untuk menghadirkan Kapolsek Percut Seituan AKP Jan Piter Napitupulu, yang sebelumnya mengadang massa OKP ini.

Kelompok preman tersebut mengaku tidak takut dengan AKP Jan Piter Napitupulu, yang diketahui merupakan jebolan Brimob.

"Kalian panggil polisi, gak takut kami," teriak sejumlah massa OKP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved