Pelantikan Kepala Daerah
Gubernur Edy Singgung Soal Kepala Daerah Terjerat Hukum, "Jangan Memperkaya Diri"
Gubernur Sumut edy Rahmayadi mewanti-wanti kepala daerah agar jangan sampai bersinggungan dengan masalah hukum setelah menjabat
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan sejumlah pesan, saat melantik tujuh kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 serta Wali Kota Binjai Definitif.
Dalam pelantikan yang digelar di Aula Raja Inal Siregar lantai II Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan pada Senin (26/4/2021), Gubernur Edy mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menjaga kebugaran tubuh, agar dapat menjalankan tugas dan fungsi secara optimal.
"Kesehatan itu perlu. Karena tugas bapak ibu itu harus turun ke lapangan, mengontrol melihat sawah yang tersumbat airnya, melihat hutang yang ditebang orang, sungai yang bocor,"
"Untuk itu dengan segala hormat, olahraga lah kalian. Ajak dandim, kapolres olahraga. Sehingga dengan sempurna melakukan semua itu," imbau mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, Senin.
Baca juga: Prosesi Pemakaman Adik Gubernur Sumut Dijaga Ketat, Ketua DPRD: Beliau Orang Baik
Lalu, Edy mengingatkan pentingnya esprit de corps kepada setiap kepala daerah.
Harus terjalin kerja sama antara bupati/wali kota dengan gubernur.
Menurutnya hal tersebut penting agar visi-misi pembangunan di daerah sejalan dengan visi-misi provinsi dan pemerintah pusat.
"Visi persiden, visi gubernur tak boleh bertentangan. Begitu juga visi bupati wali kota. Jangan salahkan kalau provinsi tak mengalirkan APBD-nya ke daerah. Uang kita sedikit. Jadi prioritaskan yang utama," ucapnya.
Ia pun menekankan, para kepala daerah yang baru dilantik agar tidak bermain-main dengan anggaran.
Baca juga: Duh, Jalan Tambal Sulam di Medan Malah Jadi Kolam Karena tak Kunjung Diperbaiki
Edy tak ingin Sumut kembali dibuat malu karena kepala daerahnya tersangkut kasus hukum.
Tak sampai di situ, Edy pun mengingatkan kepada istri-istri kepala daerah untuk jangan mencampuri urusan pemerintahan.
Bila perlu selalu mempertanyakan asal uang yang dibawa ke rumah.
"Saat ini kita naik ke ranking kedua persoalan dengan hukum. Ada tiga persoalan di Sumut, pertama jangan memperkaya orang lain, kedua jangan memperkaya diri, mengambil suap dan meminta apapun yang bukan hak anda,"
"Terakhir, jangan rugikan keuangan negara. Jangan bikin malu Sumut lagi," tegasnya.
Baca juga: Hari Ini Sejumlah Daerah di Sumut Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk, Berikut Daftar Wilayahnya
Sementara adapun kepala daerah yang dilantik yakni Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga-Zonny Waldi, Bupati dan Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang-Theopilus Ginting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gubernur-melantik-bupati.jpg)