Breaking News:

Bentrok Rebutan Lahan

Tegas di Hadapan Masa OKP, Kapolsek Jebolan Brimob AKP Jan Piter: Tidak Ada Preman di Percut Ini

Bentrokan antara massa OKP dengan masyarakat pecah di Jalan Meteorologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan

TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Marsaulina Sitompul, warga yang sempat terlibat cekcok dengan kelompok OKP di lahan garapan Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Senin (26/4/2021).(TRIBUN MEDAN/M FADLI) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Suasana di lahan garapan Jalan Meteorologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan memanas.

Massa organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) mengintimidasi masyarakat.

Massa OKP meminta warga untuk tidak banyak bicara, terkait rencana pemagaran lahan garapan.

Karena konflik ini rentan menimbulkan korban jiwa, Kapolsek Percut Seituan AKP Jan Piter Napitupulu mendatangi lokasi.

Baca juga: BREAKING NEWS-Di saat Ramadan OKP yang Dituding Bekingi Pengembang Bentrok dengan Warga

Jan Piter yang merupakan jebolan Brimob ini melontarkan statemen tegas kepada massa OKP yang mengintimidasi masyarakat. 

"Tidak ada preman di Percut Seituan ini. Tidak akan kita biarkan," kata Jan Piter disambut sorak sorai warga, Senin (26/4/2021). 

Sementara itu, warga sekitar bernama Marsaulina Sitompul (51) mengatakan kelompok OKP itu datang mengawal material.

Katanya, lahan yang mereka duduki akan diserobot paksa. 

Baca juga: BREAKING NEWS Bentrok Nyaris Pecah Antara Kelompok Tani dan Massa OKP, Dua Kubu Saling Bersiap

"Saya coba bicara baik-baik. Saya bilang, jangan dulu. Kawan-kawan di desa ini sedang berada di kantor desa membahas permasalahan ini. Namun mereka gak mau, jadinya bentrok," ungkapnya.

Menurut masyarakat, bentrokan ini merupakan yang kedua kalinya.

Pada Jumat (23/4/2021) kemarin, warga dan OKP saling dorong.

"Bahkan anak-anak pun mereka dorong," kata Marsaulina. 

Baca juga: Berebut Lahan Garapan, Warga Tuding Pengembang Sengaja Benturkan Masyarakat dengan OKP

Dia berharap, pemerintah daerah bisa ikut campur dalam masalah ini.

Marsaulina dan warga mendesak aparat pemerintah memediasi kisruh perebutan lahan ini.(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved