Breaking News:

Meski Sudah Berusia 65 Tahun, Kakek Rambo Ini Masih Nekat Jadi Pengedar Ganja

Saat itu, lanjut Josua setelah dilakukan penggeledahan di sekitar lokasi kolam di temukan kertas cokelat yang didalamnya berisikan daun ganja.

HO / Tribun Medan
Tersangka Ibrahim ketika diamankan dengan barang bukti ganja kering yang sudah siap edar Selasa, (27/4/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang kakek ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Tebing Tinggi karena menjadi pengedar ganja.

Tersangka yang bernama Ibrahim (65) ini merupakan warga Kelurahan Lubuk Raya Kecamatan Padang Hulu.

Sudah empat hari lamanya pria yang akrab disapa kakek Rambo ini mendekam ditahanan Polres Tebing Tinggi. 

Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Josua Nainggolan penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat. Ia ditangkap di area kolam ikan di belakang rumahnya Jum,at, (23/4/2021).

Saat ini pihak kepolisian pun masih terus mendalami dari mana tersangka mendapatkan barang haram tersebut. 

"Sekitar pukul 10.00 kita dapat informasi akan ada transaksi narkotika di salah satu kolam ikan. Dari situ anggota langsung turun menuju TKP. Setelah melihat Rambo ini langsung dilakukan penggeledahan,"ucap Josua Selasa, (27/4/2021). 

Saat itu, lanjut Josua setelah dilakukan penggeledahan di sekitar lokasi kolam di temukan kertas cokelat yang didalamnya berisikan daun ganja.

Daun ganja itu disembunyikan di dalam kaos kaki. Selain itu juga ditemukan lagi satu plastik hitam berisi daun ganja kering dan satu tas berisi daun ganja kering.

Total ada sekitar 81 daun linting ganja sudah siap edar. 

"Saat diintrogasi dia mengaku bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Total ada seberat 739 gram ganja kering. Saat ini keterangannya masih terus didalami," kata Josua.

Karena ulah perbuatannya, kakek yang diduga sudah lama menjadi pengedar daun ganja ini akan menghabiskan hari tuanya di dalam sel penjara.

Polisi pun menjeratnya dengan pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor  35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved