Breaking News:

Penutupan Jalan Oleh PT KAI Bikin Gaduh, Ketua DPRD: Rakyat Sulit Cari Nafkah

Penutupan jalan yang dilakukan PT KAI bikin gaduh dan menutup rezeki masyarakat

TRIBUN MEDAN / HO
Warga Jalan Aloha Lingkungan II, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan saat menunjukkan portal yang menghalangi jalan. Warga mengeluhkan penutupan jalan sepihak yang menyulitkan akses dan aktivitas sehari-hari. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Penutupan Jalan Aloha, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) bikin gaduh.

Sebab, warga yang biasa lalu lalang di lokasi tidak dapat melintas karena sudah dipalang oleh besi.

Terkait masalah ini, Ketua DPRD Medan Hasyim menyebut perbuatan PT KAI itu mematikan rezeki masyarakat. 

Hasyim meminta pihak PT KAI kooperatif mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

Baca juga: Abang Becak di Pasar Sukaramai Medan Berharap Bobby Nasution Perbaiki Jalan Rusak

"Kita harapkan pihak PT KAI kooperatif dan berkolaborasi dengan Pemko Medan mendukung laju pertumbuhan ekonomi di Medan, apalagi situasi pandemi Covid-19 saat ini,"

"Rakyat sulit mencari nafkah karena terdampak Covid-19 saat ini, konon lagi kita yang menghambat akses berusaha," ujar Hasiym, Rabu (28/4/2021).

Diketahui, PT KAI melakukan penutupan/pemasangan portal permanen di persimpangan rel kereta api Jalan Aloha Lingkungan 2, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

Penutupan jalan ini sudah berlangsung sekira 6 bulan.

Baca juga: Ribuan Air Mineral Kemasan Tumpah di Jalan Perdagangan

Akibat penutupan jalan ini, sejumlah usaha tutup.

Seperti usaha bengkel mobil harus berhenti karena akses keluar masuk ke bengkel tidak bisa lagi.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved