Muslim Tionghoa
PITI, Wadah Muslim Tionghoa Mendalami Islam dan Tempat Belajar Para Mualaf
Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) adalah wadah bagi umat muslim tionghoa untuk saling bersliaturahmi
Kegiatan rutin yang sampai hari ini masih berjalan itu membagikan makanan tiap hari Jumat.
Kemudian, berbagi makanan di bulan Ramadan seperti sekarang ini.
"Untuk kegiatan bulanan kami sering adakan pengajuian dan wirid dari rumah ke rumah anggota PITI di Sumatera Utara," katanya.
Biasanya, sambung Rudy, kegiatan digilir dari satu daerah ke daerah lain.
"Misalnya saat ini kita pengajian di Asahan, nanti bulan depan di Tebingtinggi, Deliserdang, Binjai dan kota lainnya," kata Rudy.
Baca juga: Mantan Ahli Gizi Khabib Nurmagomedov Beberkan Soal Makanannya, Akui Muslim Taat Cari yang Halal
Tidak hanya rutin penganjian, mereka juga kerap mendampingi saudara-saudara Tionghoa yang baru saja masuk Islam, atau mualaf.
Dengan begitu, saudara mualaf tadi dapat lebih mengendal Islam lewat persaudaraan Tionghoa ini.
"Jadi kami di PITI ini juga mengajari orang-orang dari etnis Tionghoa yang ingin masuk ke dalam agama Islam,"
"Bahkan, kita di PITI mengajari tentang pindah agama Islam bukan semata-mata untuk karena ingin menikah,"
"Namun, di PITI Sumut, kita ajarkan terlebih dahulu soal Islam bagi mereka yang ingin menjadi mualaf," katanya.
Intinya, lanjut Rudy, PITI ini berdiri untuk saling membantu umat muslim di Sumut, terutama umat muslim Tionghoa.(cr22/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/piti-muslim-tionghoa-sumut.jpg)