Breaking News:

MENTERI BUMN Mengutuk Oknum Petugas Kimia Farma yang Gunakan Suntik Antigen Bekas, Zero Tolerance

Petugas kesehatan yang semestinya memberi hak publik atas pelayanan kesehatan yang prima, justru berbuat sebaliknya.

Editor: Randy P.F Hutagaol
tribunnews
Erick Thohir. (Tribunnews) 

Sari Berita

  • Kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) berhasil dibongkar.
  • Menteri BUMN Erick Thohir mengutuk keras tindakan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas dalam test antigen di bandara Kualanamu.
  • Polisi mengamankan 5 orang yang berada di ruangan pemeriksaan rapid tes antigen tersebut termasuk petugas medis.

TRIBUN-MEDAN.com - Petugas kesehatan yang semestinya memberi hak publik atas pelayanan kesehatan yang prima, justru berbuat sebaliknya.

Kasus penggunaan antigen bekas di bandara Kualanamu benar-benar mendapatkan atensi besar dari publik dan para tokoh.

Menteri BUMN Erick Thohir mengutuk keras tindakan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas dalam test antigen di bandara Kualanamu.

Menurut Erick, aksi oknum tersebut harus diganjar hukuman yang sangat tegas.

Erick tak habis pikir mengapa tindakan yang sangat tidak etis dan membahayakan kesehatan itu terjadi.

"Saya sendiri yang meminta semua yang terkait, mengetahui, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).

Erick sendiri sudah meminta jajarannya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Menurut Erick, ulah oknum tersebut mengkhinati profesi pelayan publik di bidang kesehatan.

Tak hanya itu, dalam kondisi yang serba perihatin dia menyesalkan masih ada orang yang mengambil kesempatan yang merugikan dan membahayakan nyawa orang lain

"Tentunya untuk sisi hukum, kita serahkan bersama kepada aparat yang berwenang. Tapi di sisi lain pemeriksaan secara prosedur maupun organisasi mesti dilakukan secara menyeluruh. Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," kata Erick menegaskan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved