Breaking News:

News Video

Alasan Gubernur Papua Minta Penetapan KKB sebagai Teroris Dikaji Ulang

Penetapan KKB sebagai teroris mendapat kritik dari Gubernur Papua, Lukas Enembe, hal ini disampaikan Muhammad Rifai Darus

TRIBUN-MEDAN.COM - Penetapan KKB sebagai teroris mendapat kritik dari Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Sebelumnya Mahfud MD menegaskan kalau penetapan KKB sebagai teroris sudah sesuai ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018.

Kritik penetapan ini disampaikan gubernur melalui juru bicaranya, Muhammad Rifai Darus.

Lukas menilai, penetapan KKB sebagai kelompok teroris perlu dikaji ulang.

"Penetapan KKB sebagai kelompok teroris perlu untuk ditinjau dengan seksama dan memastikan objektivitas negara dalam pemberian status tersebut," kata Rifai.

Menurut Pemerintah Provinsi Papua, pemberilan label teroris pada KKB justru akan memberikan dampak psikososial.

Terutama kepada warga Papua yang sedang berada di perantauan.

"Pemerintah Provinsi Papua juga berpendapat bahwa pemberian label teroris kepada KKB akan memberikan dampak psikososial bagi warga Papua yang berada di perantauan," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Menteri Koorninator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD telah resmi menetapkan KKB Papua sebagai aksi terorisme.

Penetapan tersebut disampaikan Mahfud dalam konferensi pers yang digelar Kamis (29/4/2021) kemarin.

Halaman
123
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved