Dua Hari Pascadilantik, Menteri Investasi Kunjungi KEK Sei Mangkei Simalungun

Menurut Radiapoh Sinaga, dengan bertumbuhnya investasi di KEK Sei Mangkei, akan berdampak pada bursa tenaga kerja putra-putri Kabupaten Simalungun.

Penulis: Alija Magribi |
HO / Tribun Medan
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia didampingi Forkopimda Kabupaten Simalungun mengunjungi KEK Sei Mangkei untuk melihat kebutuhan investasi, Jumat (30/4/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, PERDAGANGAN - Menteri Investasi, yang juga Kepala Badan Koordianasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sek Mangkei, Jumat (30/4/2021) siang.

Kunjungan ini merupakan agenda perdananya setelah dilantik Presiden Joko Widodo, Rabu (28/4/2021) kemarin.

Dalam kunjungan kerja ini, Bahlil menyampaikan, tugas pertama yang diberikan Presiden Jokowi kepadanya sebagai Menteri Investasi, adalah melakukan peninjauan ke sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta tempat-tempat yang memungkinkan untuk pengembangan kawasan ekonomi yang ada di Indonesia.

“Meninjau KEK Sei Mangkei, adalah agenda pertama saya setelah dilantik menjadi Menteri Investasi,” kata Bahlil Lahadalia saat berada di KEK Sei Mangkei, Jumat (30/04/2021).

Kehadiran Menteri Investasi, didampingi Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, Wakil Bupati Zonny Waldi, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Timbul Jaya Sibarani.

Bahlil menjelaskan, bahwa KEK Sei Mangkei dengan luasnya lebih kurang 2.000 hektare, perlu mendapatkan perhatian agar benar-benar dilirik para investor.

Oleh sebab itu, penting rasanya untuk melihat langsung karakteristik KEK SEI Mangkei.

“Dalam pembicaraan dengan Presiden, ada wacana untuk membawa konsep Batam ke KEK Sei Mangkei. Namun, untuk mengambil kebijakan haruslah melihat secara dekat bagaimana kondisi KEK Sei Mangkei sebenarnya. Konsep apa yang pas untuk KEK Sei Mangkei,” kata Bahlil Lahadalia.

Bahllil berpesan agar Pemerintah Kabupaten Simalungun, mempersiapkan proses percepatan penyelesaian kelengkapan yang dibutuhkan calon investor, agar merasa aman dan nyaman untuk berinvestasi.

Dia mengingatkan, jangan lagi ada hambatan yang dapat memperlambat pengurusan masuknya investasi. 

“Saya akan bicarakan nanti dengan Bupati dan Gubernur soal investor yang masuk ke KEK Sei Mangkei,” katanya.

Rasa aman dan nyaman itu, sangat penting, kata Menteri, tapi jangan pula pengusaha yang menjadi mengatur, pengusaha harus mengikuti aturan pemerintah.

“Kita tidak akan layani investor yang melakukan potong kompas, mereka harus melalui Pemerintah Kabupaten,” kata Menteri.

Bupati Nilai Maksimalnya KEK Sei Mangkei Akan Serap SDM Lokal.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyambut baik kedatangan Menteri Investasi RI, Bahlil Lahadalia di bumi “Habonaron do bona” Kabupaten Simalungun, terkhusus di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved