Breaking News:

Institut Jantung Negara Nomor Satu di Asia Pasifik Kini Hadir di Medan

Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia merupakan pusat spesialis jantung terbesar di Asia Pasifik. Melihat bahwa banyaknya masyarakat Sumatra Utara

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Foto bersama perwakilan IJN Medan, Ms Anggie M dan para peserta dari Marga Zhang di Hotel Santika Ballroom 2, Jumat (30/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia merupakan pusat spesialis jantung terbesar di Asia Pasifik. Melihat bahwa banyaknya masyarakat Sumatra Utara yang berobat ke Malaysia atau Penang, kini Institut Jantung Negara (IJN) hadir di Medan tepat berada di palladium mall lantai G no 2-3.

Beberapa jenis pelayanan yang terdapat di Institut Jantung seperti Kardiologi, Pusat Penyakit Jantung Paediatrik & Bawaan (Congenital), Bedah Kardio-Thorak, Anastesiologi, Instansi Gawat Darurat (IGD), dan Medical Check Up (MCU).

Keunggulan IJN juga dilengkapi dengan fasilitas 461 bed, diantaranya 48 bed unit Rawatan Intensif (ICU), 10 bed unit Perawatan Intensif Pediatrik (PICU), 14 bed unit Rawatan Intensif Kardiologi Pediatrik (PCICU), 36 bed unit Rawatan Koroner (CCU), serta 347 bed unit Rawat Inap General.

"IJN juga sudah banyak bekerjasama dengan banyak rumah sakit di negara lain, untuk Indonesia sendiri IJN telah bekerjasama dengan Rumah smSakit Jantung Harapan Kita," ujar perwakilan IJN Medan, Ms Anggie M, Jumat (30/4/2021).

Ia juga menjelaskan bentuk kerjasamanya yaitu dengan menerima dokter yang ingin melakukan pelatihan di RS. Oleh sebab itulah IJN menyandang nama Institut.

IJN merupakan pertama di Asia yang melakukan operasi tanpa bedah namun hanya melubangi sebagian kecil bagian dada. Selanjutnya, IJN juga pertama kali yang melakukan transplantasi paru-paru pertama di Malaysia.

IJN tidak hanya fokus di penanganan jantung, melainkan juga menangani bagian paru-paru. Ia juga menjelaskan bahwa IJN pertama kali di Asia Pasifik yang membuat inplantasi atau jantung tiruan, yang pertama juga merekonstruksi dada yang mengalami kecekungan.

Pada tahun 2009, pertama kali dan satu-satunya di Asia yang melakukan inplan tanpa operasi melainkan melalui kateterisasi dan pertama di dunia yang memiliki perangkat sistem untuk mengelakkan terjadinya gagal jantung.

"Karena IJN telah mendapatkan empat kali akreditasi yang diakui dunia itulah mengapa harus ke IJN untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik," sambungnya.

Amatan TRIBUN-MEDAN.com, Bincang Sehat Bersama IJN dan Marga Zhang di Hotel Santika Ballroom 2, Jumat (30/4/2021), tampak para peserta yang hadir dari marga zhang dan beberapa dokter turut hadir begitu antusias ketika mendengarkan materi dari Dr Lee Tjen Jhung Cardiologist yang berada di Malaysia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved