Breaking News:

Pastikan Harga Sembako Sumut Stabil, Wabup Deli Serdang Dampingi Mendag Tinjau Pasar Raya MMTC

Berdasarkan pantauan Mendag, harga kebutuhan pokok di Sumut disebut sebagai salah satu wilayah dengan harga komoditi pangan terbaik di Pulau Sumatera.

Dok. Humas Pemkab Deli Serdang
Wabup Deli Serdang Ali Yusuf Siregar saat mendampingi Mendag RI Muhammad Lutfi dalam kunjungan kerja (kuker) bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi ke Pasar Raya MMTC di Jalan William Iskandar, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Ali Yusuf Siregar mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia (RI) Muhammad Lutfi melakukan sidak ke Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (1/5/2021).

Hal tersebut dilakukan guna memastikan harga barang kebutuhan pokok stabil di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan pantauan Mendag, harga kebutuhan pokok di Sumut disebut sebagai salah satu wilayah dengan harga komoditi pangan terbaik di Pulau Sumatera.

"Ketersediaan barang di Sumut ini baik, bagus, terjangkau dan stabil. Salah satu yang terbaik di Sumatera, termasuk untuk puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri", Kata Lutfi, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan, Senin (3/5/2021).

Adapun harga komoditi pangan yang stabil, yakni daging sapi Rp 125.000 per kilogram (kg), harga cabai rawit sudah turun menjadi sekitar Rp 20.000 per kg dan harga cabai merah berada di bawah Rp 25.000 per kg.

Sebelum mengunjungi Pasar Raya MMTC, Lutfi dan Gubernur Edy Rahmayadi mengunjungi pasar Kapuas Kecamatan Medan Belawan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, daya beli masyarakat di Sumatera Utara saat ini sedang kurang baik. Pasalnya, dampak pandemi Covid-19 telah mengakibatkan lambatnya pergerakan ekonomi.

"Meski demikian, kami akan segera mempercepat pengucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar dapat segera turun ke tangan masyarakat guna mendorong laju perekonomian,” ujarnya.

Menurut Edy, perlu dilakukan pengaturan terhadap masa tanam pada beberapa tanaman ke depannya. Dengan begitu, harga sembako di pasar tidak ikut melambung ketika harga panen tinggi tinggi dan ketersedian barang terbatas.

Penulis: Dwi Nur Hayati (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved