Breaking News:

TRIBUNWIKI

Gundala-Gundala, Kesenian Tradisional Suku Karo Sarat Akan Makna

Sehingga, saat musim kemarau tiba masyarakat tak jarang memainkan kesenian ini untuk usaha memanggil hujan.

TRIBUN MEDAN/NASRUL
Tarian gundala-gundala dipertunjukkan untuk menyambut Bupati Karo Cory br Sebayang dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, belum lama ini.  

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Indonesia dan seluruh wilayahnya dikenal memiliki keanekaragaman yang kaya, seperti dari segi budayanya.

Untuk di Sumatera Utara sendiri, terdapat banyak kebudayaan dari masyarakat yang terdiri dari beragam suku.

Seperti contohnya di Kabupaten Karo, yang memiliki berbagai macam budaya dan tradisi dari leluhur yang masih dipertahankan.

Salah satu tradisi dan kebudayaan yang masih terjaga ialah, pertunjukan tarian gundala-gundala.

Baca juga: SEMAKIN BAR-BAR, Bus Trans Metro Deli Kini Dilempar Batu Setelah Sebelumnya Ditembak OTK

Tarian gundala-gundala dipertunjukkan untuk menyambut Bupati Karo Cory br Sebayang dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, belum lama ini. 
Tarian gundala-gundala dipertunjukkan untuk menyambut Bupati Karo Cory br Sebayang dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, belum lama ini.  (TRIBUN MEDAN/NASRUL)

Berdasarkan informasi yang didapat, biasanya pertunjukan tarian Gundala-Gundala ini dimainkan oleh beberapa orang.

Di mana peran dari setiap pemainnya berbeda, ada yang memiliki tokoh sebagai manusia dan satu lagi berperan sebagai burung yang memiliki ekor indah atau yang dikenal dengan nama Gurda-Gurdi.

Menurut salah satu penggiat kesenian tradisional ini Firman Sembiring, awalnya kesenian ini dimainkan dengan tujuan dan dipercaya dapat mendatangkan hujan.

Sehingga, saat musim kemarau tiba masyarakat tak jarang memainkan kesenian ini untuk usaha memanggil hujan.

"Tarian ini lahir dari legenda masyarakat Suku Karo, yang dipercaya saat musim kemarau usaha melalui tarian ini dapat mendatangkan hujan," ujar Firman.

Baca juga: Universitas Sumatera Utara (USU) Akan Gelar Belajar Tatap Muka Agustus Mendatang

Firman yang juga merupakan salah satu pembinaan di sanggar tari Karo Persada ini menjelaskan, selain dipercaya dapat mendatangkan hujan, tarian ini juga memiliki makna dengan cerita yang ada di dalam kisahnya.

Penampilan tarian topeng Gundala-Gundala khas Karo di kegiatan kebudayaan beberapa waktu lalu.
Penampilan tarian topeng Gundala-Gundala khas Karo di kegiatan kebudayaan beberapa waktu lalu. (TRIBUN MEDAN / HO)
Halaman
123
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved