Breaking News:

Penyekatan Mudik 2021 Sumut

Curi Start Mudik H-1 Penyekatan, Jasa Marga Catat Kenaikan 51% Kendaraan Keluar Tol Tebingtinggi

PT Jasa Marga mencatatkan peningkatan kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Tebingtinggi pada Rabu (5/5/2021) kemarin.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO
Pintu gerbang Jalan Tol Tebingtinggi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, TEBINGTINGGI - PT Jasa Marga mencatatkan peningkatan kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Tebingtinggi pada Rabu (5/5/2021) kemarin.

Peningkatan arus kendaraan itu tak lepas dari berlakunya kebijakan penyekatan mudik mulai hari ini, Kamis (6/5/2021) sampai 17 Mei 2021 mendatang.

Pemudik pun curi start untuk melakukan perjalanan mudik tepat sehari sebelum pemberlakuan larangan mudik Lebaran. 

Operation Departement Head Jasa Marga Nusantara Tollroad, Muhammad Tsani Yusron Pribadi mengatakan, secara kumulatif pada hari Rabu (5/5/2021), kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol (GT) Tebingtinggi naik 51 persen dibanding waktu normal.

"Volume kendaraan keluar GT Tebingtinggi ada 10.226. Sementara volume kendaraan saat normal (Maret 2021) itu 6.778 unit. Artinya naik 51 persen," ujar Tsani saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Berangkat 3 Mei Naik Mobil Pribadi dari Jakarta ke Aceh, Pemudik Ini Disuruh Putar Balik di Asahan

Peningkatan volume kendaraan juga terjadi di lalu lintas tol menuju ke arah Belawan. Jasa Marga mencatat peningkatan kendaraan sebesar 9.897 unit.

Sementara pada waktu normal (Maret 2021) volume kendaraan harian adalah 6.486 kendaraan.

"Naik 53 persen, dibanding waktu normal" tambah Tsani kembali.

Diketahui pemerintah sendiri memberlakukan larangan mudik berupa pendirian pos penyekatan kendaraan di tiap daerah, sebagai antisipasi sebaran Covid-19 dalam momen Idul Fitri 1442 H.

Kepolisian juga mengadakan Operasi Keselamatan Toba 2021, dengan mendirikan beberapa titik pos pengamanan dan penyekatan di tiap tiap kabupaten/kota.

Adapun kendaraan yang diizinkan melintas wajib membawa surat izin dari kepala desa, izin perjalanan dari pimpinan dan izin bebas Covid-19.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved