Breaking News

Penyekapan Kekasih di Medan

AKHIRNYA Rina Simanungkalit Dimintai Keterangan Polisi, Korban Sempat Dirantai Seperti Binatang

Rina Simanungkalit (33), warga Jalan Tangguk Bongkar VI, Kecamatan Medan Denai, menjalani pemeriksaan perdana di Polsek Medan Area

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang perempuan korban penyiksaan dan penyekapan bernama Rina Simanungkalit (33), warga Jalan Tangguk Bongkar VI, Kecamatan Medan Denai, menjalani pemeriksaan perdana di Polsek Medan Area, Jumat (7/5/2021) siang

Rina tiba di kantor polisi pukul 11:20 WIB didampingi kuasa hukumnya, Denny Roberto Sinurat.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rianto mengatakan, alasan lamanya pemeriksaan Rina dikarenakan kondisi Rina Simanungkalit yang belum normal pasca-penganiayaan oleh Maniur Poltak Sihotang.

Ia mengatakan kepolisian masih akan mendalami keterangan korban terkait penyiksaan yang menimpa wanita malang tersebut.

"Alhamdulillah hari ini korban sudah sehat dan sudah bisa hadir ke kantor, hari ini kami lakukan pemeriksaan dan pendalaman apa sebenarnya yang terjadi terhadap korban," kata Iptu Rianto saat ditemui di depan ruangannya, Jumat (7/5/2021).

Pengacara Denny Sinurat mengapresiasi panggilan polisi.

Ia berharap kasus ini segera tuntas dan pelaku mendapat vonis tertinggi di pengadilan.

"Perilaku pelaku ini sangat kejam. Kita ingin kasus ini tuntas untuk rasa keadilan kepada korban," ucap Denny Sinurat.

Rina Simanungkalit dianiaya oleh Maniur Sihotang sekitar dua pekan yang lalu.

Leher Rina diikat dengan rantai anjing, kepala ditusuk obeng, dicambuk rantai, dada diinjak hingga kuku copot.

Berbincang dengan wartawan Tribun Medan, Rina menjelaskan kalau dia hanya dirawat satu hari di RS Mitra Medika.

"Awalnya di RS Bhayangkara tapi langsung pindah ke RS Mitra Medika," ucap Rina di rumah orangtuanya Jalan Tangguk Bongkar VI, Minggu (25/4/2021) sore.

Video Rina Simanungkalit terkini:

Ia mengakui tak bisa melanjutkan rawat inap karena terkendala biaya.

Bahkan Rina Simanungkalit menjelaskan kalau keluarganya tak mampu melakukan rontgen di kepala.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved