Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar? Begini Penjelasannya Berikut Amalan yang Harus Dilakukan
Pada malam Lailatul Qadar, dikatakan para malaikat turun ke bumi. Pada saat inilah hendaknya umat muslim memperbanyak ibadah dan do’a.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang terjadi di bulan ramadan.
Seluruh umat muslim mendambakan bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Pada malam Lailatul Qadar, dikatakan para malaikat turun ke bumi. Pada saat inilah hendaknya umat muslim memperbanyak ibadah dan do’a.
Baca juga: JADWAL Siaran MotoGP Prancis 2021 - Valentino Rossi Dianggap Pebalap yang Lambat Saat Ini
Baca juga: Hasil Liga Europa - Manchester United Lolos Final Liga Europa, Nama De Gea Trending di Twitter
Baca juga: Tya Ariestya Kabarkan Terkena DBD Bareng Putra Pertamanya, Begini Kondisinya Kini
Lalu, apa artinya Lailatul Qadar?
Kapan terjadinya malam Lailatul Qadar?
Sebagai umat muslim, bagaimana sebaiknya kita menyambut malam seribu bulan tersebut?
Menurut Ustaz H Rajuddin Sagala, malam Lailatul Qadar adalah salah satu malam paling mulia di bulan ramadan.
Ganjaran beribadah di malam itu disebutkan Allah dalam Surah Al-Qadar dengan sebutan Khairun min alfi syahrin, yang artinya lebih baik dari 1.000 bulan beribadah atau 83 tahun 4 bulan beramal.
“Malam Lailatul Qadar itu terdapat di salah satu dari malam-malam ramadan. Para ulama berbeda pendapat kapan terjadinya Lailatul Qadar itu sendiri,” ujarnya.
Kendati demikian, Rajuddin mengatakan walaupun ada hadis nabi yang menyebutkan Lailatul Qadar terjadi di malam-malam ganjil atau malam-malam 10 terakhir ramadan.
Baca juga: CEK JADWAL Siaran Final Liga Europa Man United Vs Villareal, Saatnya Solskjaer Raih Gelar
Baca juga: Hotman Paris Hutapea dan Nikita Mirzani Dikabarkan Menjadi Salah Satu Pemegang Saham Holywings
Atau juga malam 27 ramadan.
Namun karena tidak ada penjelasan yang konkret kapan sebenarnya terjadinya malam Lailatul Qadar, maka mengacu pada hadis-hadis yang sahih, pendapat para sahabat nabi dan sholafus-sholih, yang pasti Lailatul Qadar itu terjadi pada salah satu dari malam-malam ramadan setiap tahunnya.
“Bisa jadi terjadi pada malam ganjil atau malam-malam lainnya,” imbuh Rajuddin.
Yang terpenting adalah agar umat muslim tetap memperoleh kebaikan beramal lebih baik dari 1.000 bulan tersebut, maka mari borong saja malam-malam ramadan dari awal hingga akhir.
“Artinya di malam apa pun terjadi Lailatul Qadar, Insha Allah kita akan memperolehnya karena semua malam-malam ramadan sudah kita borong habis dengan amal ibadah,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cara-wanita-haid-mendapatkan-malam-lailatul-qadar.jpg)