TRIBUNWIKI
4 Tradisi Masyarakat Jelang Lebaran, Juga Dilakukan Di Sumut
Ada beragam tradisi yang rutin dijalankan setiap tahun secara turun-temurun dalam mempersiapkan kebutuhan lebaran.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki pekan terakhir Ramadan, ada beragam tradisi yang rutin dijalankan setiap tahun secara turun-temurun dalam mempersiapkan kebutuhan lebaran.
Tentunya, masyarakat melakukan tradisi tersebut sebagai bentuk sukacita dalam menyambut momen kemenangan setelah sebulan melaksanakan ibadah puasa atau sebagai bentuk pergantian suasana baru.
Nah, kali ini Tribun Medan merangkum lima tradisi masyarakat khususnya di daerah Sumut yang hampir tak pernah terlewat setiap tahun.
Baca juga: Nissa Sabyan dan Ayus Beber Fakta Terkait Isu Hamilnya, Telanjur Beredar serta Booming ke Publik
1. Tukar Uang
Sudah menjadi tradisi saat hari pertama lebaran, para orang tua maupun dewasa membagikan uang Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak saudara.
Biasanya, sepekan sebelum lebaran, masyarakat mulai menyerbu bank ataupun posko-posko penukaran uang untuk menukarkan pecahan yang menjadi langganan saat pembagian THR mulai dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, hingga 100 ribu.
Menariknya, tahun ini masyarakat sudah bisa menukarkan Uang Pecahan Khusus (UPK) 75000 untuk seluruh bank yang ada di Sumut yang dibatasi 100 lembar per hari dengan membawa KTP untuk menunjukkan identitas.
Baca juga: Kawanan Gajah Liar Hancurkan 300 Pohon Pisang Milik Petani, Kecuali Satu Pohon yang Bersarang Burung
2. Buat Kue Lebaran
Idul Fitri terasa kurang jika tak ada kue kering yang tersaji di atas meja tamu.
Di Indonesia tradisi ini sudah menjadi turun temurun dengan menghadirkan kue lebaran saat momen lebaran.
Para ibu-ibu sudah mulai membuat kue sejak dua pekan sebelum lebaran.
Panganan kue kering khas lebaran juga bermacam-macam mulai dari nastar, cornflakes, putri salju, lidah kucing, hingga kacang tojin.
Biasanya para pembuat kue ini akan memulai membuat kue antara selesai waktu sahur maupun jelang berbuka atau setelah berbuka puasa.
Namun, bagi masyarakat yang tak sempat membuat kue jangan khawatir, karena saat mendekati lebaran hampir banyak penjual kue musiman yang menawarkan aneka macam kue dengan variasi harga.
Baca juga: Kawanan Gajah Liar Hancurkan 300 Pohon Pisang Milik Petani, Kecuali Satu Pohon yang Bersarang Burung
3. Beli Baju Lebaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengunjung-saat-memilih-produk-keperluan-lebaran-di-ramayana-teladan-medan-minggu-252021.jpg)