Breaking News:

Penyiksaan Keji

Diperlakukan Seperti Anjing, Berikut Ini Kisah Janda Dua Anak Dirantai dan Disiksa Kekasihnya

Rina Simanungkalit kini sudah bisa beraktivitas seperti biasa setelah selamat dari penyiksaan pacarnya bernama Maniur Poltak Sihotang

Tribun Medan
Kondisi terkini Rina Simanungkalit, korban penganiayaan Maniur Sihotang, Minggu (25/4/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Rina Simanungkalit warga Jalan Tangguk Bongkar VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai masih trauma.

Janda dua anak ini belum bisa melupakan tragedi penyiksaan yang dilakukan oleh pacarnya Maniur Poltak Sihotang.

Meski masih dalam keadaan syok berat, namun perempuan berusia 33 tahun ini sudah bisa menjalankan aktivitasnya.

Saat dipanggil penyidik Polsekta Medan Area, Rina Smanungkalit kembali mengisahkan kejadian nahas yang dialaminya itu.

Menurut Rina Simanungkalit, peristiwa keji itu berlangsung pada 20 April 2021 karena pelaku merasa cemburu buta.

Rina mengaku pada malam itu ia mengalami penyiksaan yang mengerikan, sekujur tubuhnya dipukul menggunakan obeng dan sebuah tang besi.

Tidak puas dengan itu, kepalanya pun sampai bocor karena dihantam menggunakan rantai hewan. 

Sambil bercerita, Rina mengungkapkan kesedihannya karena harus menahan lapar selama disekap.

Rina baru diberikan makan oleh Maniur setelah menerima siksaan terlebih dahulu dan diperlakukan seperti anjing.

"Saya disekap selama dua hari di kos-kosan. Di sana saya dipukuli berulang-ulang tanpa diberi makan," kata Rina SImanungkalit, Jumat (7/5/2021).

Halaman
1234
Penulis: Fredy Santoso
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved