Breaking News:

Sepatu Bunut, Oleh-oleh Khas Asahan yang Masih Jadi Primadona Hingga Kini

Nama Bunut diambil dari nama kelurahan, tempat pusat kerajinan sepatu kulit ini berada

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ ALIF
Ganjar Pranowo melihat produksi pembuatan sepatu Bunut disalah satu rumah produksi di Asahan beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Bingung mencari oleh-oleh dari Kabupaten Asahan, khususnya Kisaran. Kamu bisa membeli sepatu Bunut khas Asahan yang sempat populer di tahun 1970-an.

Sepatu Bunut juga merupakan salah satu icon yang ada di Kabupaten Asahan ini sangat cocok di jadikan sebagai buah tangan bagi kamu yang berkunjung ke Kabupaten Asahan

Nama Bunut diambil dari nama kelurahan, tempat pusat kerajinan sepatu kulit ini berada.

Tepatnya di kawasan perlintasan Jalan Lintas Sumatera Utara, Batubara-Asahan, tak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Asahan.

Ganjar Pranowo melihat produksi pembuatan sepatu Bunut disalah satu rumah produksi di Asahan beberapa waktu lalu.
Ganjar Pranowo melihat produksi pembuatan sepatu Bunut disalah satu rumah produksi di Asahan beberapa waktu lalu. (TRIBUN MEDAN/ ALIF)

Selain sepatu kulit, produsen bunut kini telah memproduksi sendal kulit dan juga sepatu kain. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga pernah membeli sepatu khas Asahan ini pada november 2020 lalu.

Sepatu itu dibawanya ke Jawa Tengah untuk digunakannya sehari-hari saat berkantor. 

Pada tahun 1970-an, sepatu ini di produksi secara besar-besaran di Pabrik. Bahkan sempat di Ekspor ke luar negeri, sperti Italia dan Amerika. 

Baca juga: Mengenal Genggong, Alat Musik Suku Karo Yang Dahulu Digunakan Untuk Memanggil Kekasih

Seorang konsumen tengah melihat produk sepatu bunut di salah satu toko, di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Sabtu (14/9/2019)
Seorang konsumen tengah melihat produk sepatu bunut di salah satu toko, di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Sabtu (14/9/2019) (TRIBUN MEDAN / MUSTAQIM)

Namun pada awal tahun 1980-an pabrik tutup diakibatkan investor pergi meninggalkan Kabupaten Asahan

Dengan inisiatif, pekerja yang memiliki keterampilan akhirnya memilih untuk membuka produksi rumahan. 

Kini rumah produksi tersebut masih dapat kamu lihat bila melintasi Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan

Banyak rumah-rumah industri pinggir jalan yang sampai saat ini masih memproduksi sepatu asli Asahan ini. 

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved