Umur 212 Mart di Medan Tidak Panjang, dari 12 Gerai Kini Tinggal Lima

Di Kota Medan gerai 212 Mart ada 12. Namun seiring berjalannya waktu, gerai-gerai ini tutup dan diduga bangkrut

Editor: Array A Argus
ist/net via tribuntimur
Toko 212 Mart Samarinda  

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Gerai 212 Mart hadir di Kota Medan sejak tahun 2017 silam.

Kala itu, di Kota Medan gerai 212 Mart ada 12 unit di berbagai lokasi.

Namun, seiring berjalannya waktu, gerai 212 Mart tak berumur panjang.

Dari 12 gerai, kini yang bertahan cuma lima unit saja.

"Kalau secara umum 212 Mart itu banyak yang tutup, yaitu 212 Mart A.R Hakim, Johor, Setia Budi Pasar 1, Gaperta Ujung, STM Ujung, dan Karya Sei Agul," kata Ricky Septa Muhammad, Kepala Toko 212 Mart Garuda, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: KRONOLOGI Terbongkarnya Investasi Bodong 212 Mart, Ratusan Investor Rugi Miliaran, Managemen Kabur

Ricky mengatakan, bahwa gerai 212 Mart yang masih bertahan hingga saat ini adalah 212 Mart Garuda, Medan Baru, Medan Denai, Medan Marelan, dan Simpang Selayang.

Dia mengatakan, adapun alasan kenapa 212 Mart banyak yang tutup lantaran tidak berkembang.

"Sebenarnya sejak awal 212 Mart ini belum siap untuk bersaing secara sistem. Kenapa? karena kita jualan ini pakai struk minimal ada kasir, ada komputer, dan enggak jauh beda juga dengan grosir," kata Ricky.

Hanya saja, lanjut Ricky, beda 212 Mart dengan gerai lain di masalah struk.

"Kita bedanya ada keluarkan struk, karena kita masuk barang pun masih diinput secara manual, karena kalau tidak diinput kita tidak bisa jualan," ujar Septa. 

Menurut Septa, kalau yang menginput data-data tersebut tidak kompeten, maka hal ini seringkali membuat gerai akan tutup.

Baca juga: Komentar Menohok Denny Siregar, Heboh Investasi Bodong 212 Mart, Gaji Karyawan Menunggak tak Dibayar

Bahkan untuk pelaporan keuangannya tidak jelas dan dapat dikatakan sistemnya tidak aman, sehingga ketika 212 Mart dikelola oleh orang yang kurang amanah, pasti membuat gerai tidak dapat berlanjut. 

Namun, Septa mengaku bahwa sampai saat ini 212 Mart Garuda yang dipimpinnya masih dapat bertahan karena keberadaan para investor. 

"Alhamdulillah, 212 Mart Garuda kita masih lancar, untuk penjualan kita masih terbantu dengan para investornya sendiri yang belanja di sini, jadi kita masih bisa bertahan," katanya. 

Baca juga: ANCAMAN FPI Ditanggapi Mabes Polri, Reuni 212 di Monas tak Mendapat Izin

Namun, ia juga mengaku masih dalam keadaan pesimis berhubung lokasi yang dianggap kurang tepat. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved