Nasib Malaysia Kini Hampir Mirip India, Covid-19 Tak Terbendung Terpaksa Lockdown
Negara Malaysia pada Senin (10/5/2021), memberlakukan penguncian (lockdown) nasional baru
Menurut Muhyiddin , Pemerintah Malaysia telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih keras untuk mengekang penyebaran virus corona di masyarakat dan untuk mencegah kasus meningkat tajam.
“Data dan sains terus menunjukkan, aktivitas berkumpul yang membuat jarak sosial menjadi sulit dan keberadaan orang di ruang yang padat menjadi penyebab utama penularan Covid-19," katanya, Senin (10/5).
“Rantai infeksi Covid-19 hanya bisa diputus dengan mendorong masyarakat untuk tinggal di rumah melalui kontrol pergerakan yang ketat,” tegas dia, seperti dikutip Channel News Asia.
Pembatasan salat Idul Fitri
Di bawah MCO, semua bentuk pertemuan sosial termasuk pernikahan dan jamuan makan dilarang. Semua institusi pendidikan ditutup, sedangkan pusat penitipan anak diizinkan beroperasi berdasarkan prosedur operasi standar.
Baca juga: Duta Besar India Apresiasi Bantuan Tabung Oksigen dari Indonesia
Makan di restoran tidak diizinkan. Satu mobil hanya bisa memuat tiga orang, termasuk pengemudi.
Salat Idul Fitri diperbolehkan dengan batas maksimal 50 orang untuk masjid dan surau dengan kapasitas 1.000 orang, Muhyiddin menyatakan. Batas maksimal 20 orang berlaku untuk yang kapasitasnya di bawah 1.000 orang.
Pengusaha wajib untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, dengan tidak lebih dari 30% karyawan hadir di kantor pada satu waktu.
Larangan perjalanan lintas distrik dan antarnegara bagian serta kegiatan sosial, olahraga, juga pendidikan akan berlaku mulai 10 Mei hingga 6 Juni. Larangan lain berlaku mulai 12 Mei hingga 7 Juni.
"Semua sektor ekonomi diizinkan untuk beroperasi selama periode tersebut," kata Muhyiddin.
Baca juga: Megahnya Rumah Artis India Shah Rukh Khan Bikin Melongo,Didominasi Warna Emas & Putih, Intip Fotonya
Malaysia saat ini sedang memerangi gelombang ketiga infeksi virus corona. Sebanyak 3.807 kasus baru tercatat pada Senin, mengantarkan total infeksi di negeri jiran menjadi 444.484, dengan 1.700 kematian.
Karena itu, Muhyiddin mendesak semua pihak untuk menghadapi gelombang ketiga virus corona dengan disiplin dan tinggal di rumah.
"Kita telah berhasil meratakan kurva infeksi Covid-19 pada gelombang pertama dan kedua pandemi," ujar dia.
"Saya ingin mengingatkan (semua) bahwa gelombang ketiga yang kita hadapi saat ini lebih ganas dan kritis. Kita belum menang," tegas Perdana Menteri Malaysia.
Baca juga: 20 Kata-kata Mutiara Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Silaturahmi Kirim Untaian Kata Bijak
Baca juga: Perjuangan Carliana (41), Pemudik Terobos Penyekatan Karena 6 Tahun Belum Jumpa Anak
Baca juga: Dijamin Kalangkabut, Inilah Kehebatan Helikopter TNI Jika Turun KKB Makin Terdesak
(*/ Tribun-Medan.com)
Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.Co.ID dengan judul: Hadapi gelombang ketiga Covid-19, Malaysia umumkan lockdown nasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-miskin-kelaparan-akibat-lockdown-malaysia.jpg)