Penyekatan Mudik di Sumut 2021

Malam-malam, Pangdam Mayjen Hasanuddin dan Kapolda Irjen Panca Turun Langsung ke Pos Penyekatan

Kapolda Sumut, Irjen Panca Simanjuntak, bersama Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hasanuddin tampak memantau langsung Pos Pengamanan Ketupat Toba.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Arjuna Bakkara
PENYEKATAN MUDIK - Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Simanjuntak bersama Pangdam I BB Mayjen TNI Hassanudi di sela-sela pemantauan Pos Pengamanan Ketupat Toba dan penyekatan Jalur Lalin di Medan, di Jalan Gagak Hitam, Rabu 12/5/2021). (Tribun-medan.com/ Arjuna Bakkara) 

Pangdam I BB Dan Kapolda Sumut Turun ke Jalur Penyekatan, Minta Anggota Agar Pendekatan Hunanis

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyekatan sejumlah Jalur Lalu Lintas di Kota Medan, mulai diberlakukan pada Pukul 20.00 WIB terhadap pengendara Rabu (12/5/2021).

Kapolda Sumut, Irjen Panca Simanjuntak, bersama Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hasanuddin tampak memantau langsung Pos Pengamanan Ketupat Toba.

Satu di antara titik penyekatan yang dikunjungi yakni di Perempatan Ring Road Jalan Gatot Subroto-Jalan Gagak Hitam-Jalan Asrama, Kota Medan.

Penyekatan tersebut dilakukan dalam rangka pengurangan mobilisasi warga serta  pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2021 demi mengendalikan penularan Covid-19.

Tiba di Pos Pengamanan, Kapolda dan Pangdam langsung menemui Kepala Pos Pengamanan dan memberi instruksi.

Kepada kepala pos, Pangdam Mayjen Hasanuddin meminta agar aparat gabungan yang bertugas melakukan pendekatan kepada waega, serta memberi edukasi.

"Sampaikan, agar tetap menerapkan prokes dan di rumah saja,"ujar Pangdam.

Kapolda dan Pangdam menyempatkan diri menyemangati para anggotanya yang bertugas. Para anggota juga disemangati dengan pemberian sejumlah bingkisan.

Irjen Panca Simanjuntak menuturkan penyekatan akan tetap dilakukan di wilayah Sumatera Utara hingga 17 Mei 2021 mendatang.

"Kita tetap melakukan penyekatan dalam rangka edukasi kepasa masyarakat, khususnya menjalani Idul Fitri 1442 Hijriah untuk memperhatikan protokol kesehatan,"ujar Panca.

Panca Simanjuntak juga mewanti-wanti agar warga meghindarkan kerumunan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal serupa juga disampaikan Pangdam I BB, Mayhen TNI Hassanudin.

Hassanudin menuturkan secara umum berdasarkan pemantauan, masyarakat Sumut khususnya Medan telah melaksanakan imbauan dan ajakan pemerintah hingga akhir Ramadhan.

Warga juga kata Pangdam, hanya menggelar takbiran di rumah, musala dan masjid secsuai protokol kesehatan yang baik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved