Breaking News:

Satlantas Polres Karo Pergok Belasan Kendaraan Barang yang Coba Angkut Pemudik

Polres Karo melakukan penindakan putar arah kepada 1.322 unit kendaraan pemudik sejak 6 Mei lalu.

Tribun-medan.com/ Muhammad Nasrul
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan dokumen dan kesehatan pengendara yang akan masuk ke Kabupaten Karo, di Pos Ops Toba 2021 Pos Doulu, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Berastagi, Minggu (9/5/2021). (Tribun-medan.com/ M Nasrul) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Selama pelaksanaan Ops Ketupat Toba tahun 2021, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanah Karo turut melakukan penyetopan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik atau pulang kampung.

Sejak dimulainya larangan mudik pada tanggal 6 Mei 2021 kemarin hingga saat ini, sebanyak 1.322 unit kendaraan pemudik dilakukan penindakan putar arah.

Dari ribuan kendaraan yang digunakan untuk mudik ini, petugas mendapati adanya masyarakat yang menggunakan serangkaian cara untuk dapat melintas. Seperti diketahui, ada beberapa jenis kendaraan yang masih dapat diizinkan untuk melintas terutama untuk kepentingan umum.

KBO Satlantas Polres Tanah Karo Ipda Edi Erwanto mengatakan, selama pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2021, pihaknya sebanyak 15 unit mobil barang yang mengangkut pemudik untuk dapat melintas di pos penyekatan.

"Mobil ini digunakan untuk mudik dengan adanya penumpang di kendaraan mobil barang tersebut," ujar Edi, saat ditemui di Kantor Satlantas Polres Tanah Karo, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Senin (17/5/2021).

Edi menjelaskan, dari 1.322 kendaraan yang dilakukan tindakan dengan memutar arah terdiri dari berbagai jenis. Di antaranya, kendaraan roda dua atau sepeda motor sebanyak 324 unit. Selanjutnya, mobil penumpang sebanyak 729 unit, mobil bus sebanyak 254 unit. Kemudian, yang terakhir untuk mobil barang sebanyak 15 unit.

"Semua jenis kendaraan yang digunakan masyarakat untuk aktivitas mudik kita lakukan penindakan dengan putar arah," ucapnya.

Dirinya menjelaskan, untuk pos penyekatan sendiri terdapat empat unit. Di mana pos tersebut ditempatkan di Pos Doulu, kemudian di Desa Garingging Kecamatan Merek, selanjutnya Desa Lau Pakam, Kecamatan Lau Baleng, dan di Desa Sukandebi, Kecamatan Namanteran. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved