Breaking News:

Sidak Wali Kota Medan

Bobby Nasution: Selain Covid-19, Pungli Jadi Penyakit yang Perlu Disembuhkan

Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (18/5/2

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI
Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan kunjungan mendadak ke Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (18/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (18/5/2021).

Dalam sidak tersebut Bobby menerima aduan warga berupa pungli yang dilakukan Kepala Lingkungan 17, Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.

"Ini penyakit yang harus kita sembuhkan. Penyakit selain Covid-19 yang sudah lama. Tadi siang kami sudah koordinasi dengan Saber Pungli," ujar Bobby saat diwawancara di lokasi.

Ia mengatakan, dari hasil sidak ditemukan beberapa aduan masyarakat yang harus membayar sejumlah biaya saat mengurus surat menyurat.

"Di sini kita temukan beberapa masyarakat mengadu urus akte kelahiran bayar pulak, sampai setahun bayar pula, ngurus surat pindah saja saya dengar tadi mengurusnya sampai Rp 500 ribu. Padahal itu tidak ada sama sekali diminta pungutan biayanya," tuturnya. 

Bobby mengatakan dalam mengurus akte kelahiran tidak dipatok biaya jika masih di bawah 60 hari.

Baca juga: Sidak ke Kantor Lurah Harjosari II, Warga Ngadu ke Bobby Nasution Kena Pungli Kepling Hingga Jutaan

"Mengurus akte kelahiran itu gratis kecuali itu di atas 60 hari, di atas itu ada benda biar kita men-stimulus masyarakat agar mengurus akte kelahirannya."

"Nah ini masalahnya sudah setahun urus akte kelahiran. Ini yang  buat kebingungan kita. Padahal kesalahan kita sendiri," katanya.

Bobby pun menegaskan agar permasalahan yang terjadi dapat segera diselesaikan dalam waktu tujuh hari.

"Tadi saya juga sudah minta agar masalah ini bisa selesai dalam waktu tujuh hari. Sudah saya bilang kepada lurah dan camatnya," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved