Breaking News:

Sidak Wali Kota Medan

Kepling 17 Harjosari II Pasti Dipecat, Camat Medan Amplas: Uang Warga Harus Kembali

Sebelum Kepling 17 yang bernama Eka Septian diberhentikan, Camat Medan Amplas harus memastikan uang warga korban pungli dikembalikan.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang memastikan Kepling 17 Kelurahan Harjo Sari II akan dicopot. Wali Kota Bobby Nasution yang melakukan sidak ke Kantor Lurah Harjo Sari II, Selasa (18/5/2021), mendengar laporan warga tentang pungli yang dilakukan oknum Keplinh 17, dan langsung meminta camat untuk memecat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang memastikan Kepling 17 yang meresahkan warga karena dugaan pungutan liar (pungli) segera dipecat. 

Warga mengadukan pungli tersebut langsung kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melakukan sidak di Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora Medan Amplas, Selasa (18/5/2021).  

"Temuan Pak Wali khusus untuk lingkungan 17, Pak Eka namanya. Sudah kami skorsing, sudah berjalan dua bulan. Mungkin minggu depan kami ambil keputusan untuk memberhentikannya," ujar Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang. 

Edi menuturkan, sebelum Kepling 17 yang bernama Eka Septian diberhentikan, ia harus mengganti terlebih dahulu uang warga yang telah dibayarkan kepadanya. 

"Pesan Pak Wali tadi, sebelum diberhentikan, yang bersangkutan harus mengganti biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat karena bisa mengarah ke pungli yang nanti bisa memberatkan beliau," tuturnya. 

Dikatakan Edi, ia berjanji kepada Wali Kota Medan agar permasalahan pengurusan administrasi kependudukan masyarakat dapat selesai dalam waktu satu minggu. 

Baca juga: BREAKING NEWS Bobby Nasution Minta Kepling 17 Dicopot saat Sidak Kantor Lurah Harjosari II

"Kami lihat nanti perkembangan. Kalaupun kepling tidak menggantikannya, kita ambil alih. Tadi kan saya bilang pada Pak Wali, tujuh hari tuntas saya ambil alih masalah ini," katanya. 

Edi juga mengatakan bahwa Kepling 17 Eka sudah tidak lagi tinggal di lingkungan 17. Ia sudah menjabat sebagai Kepling sejak tiga tahun yang lalu. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan kunjungan mendadak ke Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (18/5/2021).
Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan kunjungan mendadak ke Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (18/5/2021). (TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI)

"Dia main tunggal dan juga karena dia memang sudah tidak tinggal disitu lagi. Sudah kami ingatkan sebenarnya," katanya. 

Dikatakannya, berkas yang diurus warga melalui Kepling belum masuk ke kantor kelurahan maupun ke kantor kecamatan. 

"Kami juga enggak tahu karena berkasnya belum masuk ke kami. Berkasnya masih ditangan kepling. Setelah mereka melapor ke lurah, belum ada penyelesaian. Karena tanpa berkas. Barulah ke saya kemarin, melapor sebelum puasa. Kita sepakati, seminggu ini kita selesaikan," katanya. 

Ia juga mengimbau kepada warga Medan Amplas yang kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan melalui Kepling agar dapat langsung melaporkan ke Kantor Kecamatan. 

"Makanya kita minta masyarakat aktif melaporkan, baik itu pungli atau lainnya. Supaya bisa ditindak dan mereka pun bisa berubah. Kita pastikan akan kita ambil alih dan diselesaikan sebagaimana mestinya," pungkasnya. 

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved