News Video
Kadin Sumut: 461 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong
Oky selaku Ketua Program Vaksin ini hanya dapat memberi informasi-informasi tentang update yang akan dilakukan oleh Kadin Sumatera Utara pada umumnya
Kadin Sumut: 461 Perusahaan Telah Mendaftar Vaksinasi Gotong Royong
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara mencatat sampai saat ini ada 461 perusahaan yang telah mendaftar dalam program vaksinasi gotong royong.
"Data yang sudah diperoleh dari beberapa perusahaan itu ada 461 perusahaan. Dari 461 perusahaan itu ada kurang lebih pencapaian sekitar hampir dua puluh ribu peserta, tapi belum kita validasi karena sudah ada beberapa yang divaksin atau belum," kata Oky selaku Wakil Ketua Umum Kadin Sumatera Utara sekaligus Ketua Tim Pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong Sumatera Utara, Selasa (18/5/2021)
Sambungnya, jumlah ini akan bisa bertambah terus dengan adanya penambahan-penambahan yang berjalan.
"Nah, dalam 461 perusahaan tidak hanya ada satu peserta tapi bisa ratusan orang bahkan satu perusahaan bisa sepuluh ribu orang," ujar Oky.
Setelah itu, dia juga memberitahu beberapa mitra juga sudah minta kerjasama.
"Dan sampai sekarang ini juga kita mendapat informas -informasi dari beberapa mitra kami seperti BUMN, BUMD, itu sudah meminta kerjasama dengan kami selaku program vaksin gotong royong," ujarnya.
Dalam hal ini, untuk tarif biaya, Oky menuturkan bahwa sesuai dengan ketentuan PT Bio Farma (Persero) yakni seharga Rp 321.660 per dosis dan tarif pelayanan maksimal Rp 117.910 per dosis sehingga biaya vaksinasi mandiri ini sekitar Rp 439.570 per dosis.
"Jadi vaksin gotong royong ini sudah ada salinan dari Kementerian Kesehatan. Kita tidak ada komersialisasi mengenai tentang proses program vaksinasi dan berdasarkan data kita sudah ada patokan harga. Ini sudah ada kedudukan dari PT Bio Kimia Farma tentang pengadaan vaksin dan harga pembeliannya juga sudah tercantum," kata Oky.
Selain itu, Oky menyatakan bila Kadin Sumatera Utara dalam hal ini sebagai pendukung saja.
"Dalam hal ini, Kadin Sumatera Utara hanya sebagai supporting aspek. Keseluruhannya, perindunstrian, dan lain-lainnya ada di Kadin Indonesia," tambahnya.
Selanjutnya, Oky selaku Ketua Program Vaksin ini hanya dapat memberi informasi-informasi tentang update yang akan dilakukan oleh Kadin Sumatera Utara pada umumnya, khususnya kabupaten dan kota.
"Nah, kami akan melakukan beberapa-beberapa hal peningkatan serta pemulihan ekonomi secara regional dan umumnya di Sumatera Utara," katanya.
Oky juga mengungkapkan ada sekitar tujuh jutaan vaksin nantinya dalam dua tahap.
"Dan nanti untuk di tahap berikutnya, kita mungkin ada di tahap kedua karena vaksin ini yang akan diperoleh sekitar 3.501.000 vaksin sehingga dua vaksin itu ada sekitar tujuh jutaan vaksin," kata Oky.