Termasuk Tidak Mendapat Kepuasaan dan Faktor Keturunan, Kenali 8 Ciri-ciri Wanita Selingkuh
Sejumlah penelitian menunjukkan, perselingkuhan yang dilakukan para wanita tidak kalah banyak dibandingkan dengan para pria.
TRIBUN-MEDAN.com - Selingkuh tidak hanya monopoli kaum pria, wanita sama aja.
Karena baik wanita maupun pria sama-sama punya godaan untuk berselingkuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan, perselingkuhan yang dilakukan para wanita tidak kalah banyak dibandingkan dengan para pria.
Mulai dari selingkuh emosianal, hingga yang terparah selingkuh secara fisik.
Seperti juga pria, ada wanita yang kuat menahan godaan selingkuh, namun ada juga yang rentan untuk tergoda.
Baca juga: Kisah Pria Beristri Kepergok Selingkuh hingga Dinikahkan dengan Janda Anak 4, Mahar Rp 200 Ribu
Baca juga: Takut Dicampakkan Mulan Jameela, 2 Kali Ahmad Dhani Menangis: Dia Selingkuh Gue Tetap Cinta
Penyebabnya beragam, mulai dari harta benda hingga urusan ranjang.
Berikut adalah ciri-ciri atau kondisi wanita yang diyakini rentan tidak kuat menahan godaan berselingkuh seperti disarikan dari thetalko.com.
1. Wanita yang tidak dipedulikan pasangannya
Hal ini seharusnya tidak begitu mengejutkan karena stereotipe-nya adalah pria berselingkuh untuk mendapatkan kepuasan secara instan.
Sementara wanita selingkuh untuk alasan lain selain hanya mendapatkan kepuasan instan.
Baca juga: Suami tak Bisa Beri Kepuasan di Ranjang, Istri Selingkuh Sampai 14 Kali Ditiduri Pak RT
Baca juga: Nissa Sabyan Ternyata Sengaja Pilih Diam Soal Isu Selingkuh dengan Ayus, Begini Alasan Sang Vokalis
Studi menunjukkan jika seorang wanita tidak merasa dicintai atau dipedulikan.
Itu hanya membuatnya mencari tempat lain untuk membangun hubungan yang tidak ia dapatkan dalam hubungan 'utamanya'.
Perselingkuhan ini bisa sangat sederhana, seperti butuh seorang pria yang memeluknya, atau memegang tangannya, atau hanya menggosok kakinya.
2. Wanita yang tidak mendapatkan kepuasan
Stereotipe lain adalah bahwa wanita selalu menginginkan lebih banyak 'kepuasan', tapi itu tidak sepenuhnya salah.