Breaking News

Lonjakan Kasus Covid 19

Lonjakan Kasus Covid-19 di Medan, Bobby Nasution Akui Keterisian Kamar di Sejumlah RS Sudah 100%

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan tingkat keterisian ruang rawat inap di Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Medan sudah mencapai 75 persen.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementrian PUPR Republik Indonesia Diana Kusumastuti meninjau kawasan kota lama, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Rabu (19/5/2021).(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan tingkat keterisian ruang rawat inap di Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Medan sudah mencapai 75 persen.

Di beberapa rumah sakit tingkat keterisian kamar bahkan mencapai 100 persen.

"Angka 75 persen itu, sama jumlahnya dengan hampir 1.300 tempat tidur. Dari jumlah itu, yang diisi warga Medan hanya 400, sisanya diisi oleh warga luar Medan, termasuk dari provinsi lain," ujar Bobby dalam audiensi bersama Rektor USU Muryanto Amin, Rabu (19/5/2021).

Bobby mengatakan, dalam mencegah penyebaran Covid-19, Pemko Medan berencana melakukan isolasi pada tingkat lingkungan.

"Jika di satu lingkungan ada warga pada tujuh rumah terpapar Covid-19, maka lingkungan itu diisolasi," tuturnya.

Disebutkannya, penanganan pandemi Covid-19 adalah salah satu program prioritas.

Berbagai langkah telah dilakukan Pemko Medan, di antaranya dengan melaksanakan vaksinasi.

Bobby mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Pemko Medan memastikan sasaran program ini sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Tiga bulan belakangan ini kita gencarkan program vaksinasi, dengan prioritas lansia yang memiliki risiko tinggi apabila terpapar,” ujar Bobby.

Baca juga: Rumah Sakit Nyaris Penuh, Bobby Nasution Berencana Pulangkan Pasien Covid-19 dari Luar Kota Medan

Ia juga mengharapkan masukan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mendukung pelaksanaan lima program prioritas Pemko Medan.

Ia memaparkan tentang lima program prioritas yang tengah dijalankan oleh Pemko Medan satu di antaranya adalah soal kebersihan.

"Saat ini pihak kecamatan yang bertanggung jawab soal kebersihan di Medan. Dia juga mengatakan, Pemko Medan, Pemkab Deliserdang, dan USU telah membentuk tim untuk melakukan pengkajian manajemen pengelolaan sampah," tuturnya.

Baca juga: TERUNGKAP, Puluhan Nakes di Batangkuis yang Positif Covid-19 Ternyata Sudah Divaksin

Selain kebersihan, program prioritas adalah insfrastruktur, dengan target seluruh jalan rusak di bawah kewenangan Pemko Medan akan diperbaiki dalam waktu dua tahun.

“Kita tidak ingin hanya mencapai target waktu saja, namun kualitas jalan itu harus jadi perhatian. Jangan baru beberapa bulan diperbaiki sudah rusak lagi. Ini tentunya membutuhkan masukan dari kalangan akademisi juga,” ucap Bobby.

Dua program prioritas lainnya adalah penanganan banjir dan penataan kawasan heritage Kesawan.

"Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk keberhasilan program ini, termasuk pihak Universitas,” ungkap Bobby.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved