Breaking News:

KAI Sumut Bawa 1.005 Penumpang Selama Penyekatan Mudik Lebaran, Sekitar 557 Gagal Berangkat

Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut menerima 1.005 penumpang antarkota selama masa libur Lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Fredy / Tribun Medan
Calon penumpang kereta api terlihat membawa barang bawaan yang cukup banyak saat akan memasuki pintu masuk stasiun kereta api Medan, Sumatra Utara pada Sabtu (24/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut menerima 1.005 penumpang antarkota selama masa libur Lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Dalam periode tanggal itu, KAI Sumut memberangkatkan 83 penumpang setiap hari.

Jumlah penumpang ini memang lebih sedikit dibanding sebelum peraturan penyekatan arus mudik dan balik. Jumlah tersebut turun 97 persen. KAI mengkaliam sebelum peraturan bisa memberangkatkan 2.400 penumpang setiap hari.

Vice President PT KAI Divre I Sumut, Daniel Johannes Hutabarat, mengklaim 1.005 penumpang yang berangkat pada masa penyekatan bukan memiliki keperluan pulang kampung.

Katanya, mereka dikecualikan itu memiliki kepentingan untuk melaksanakan aktivitas bekerja di luar kota, perjalanan dinas, mengunjungi keluarga sakit, kunjungan duka, perjalanan ibu hamil, dan kepentingan non mudik lainnya.

"Seluruh pelanggan (penumpang) yang berangkat, kami verifikasi berkas-berkasnya terlebih dahulu secara cermat dan teliti. Jika tidak lengkap maka tidak akan kami izinkan untuk berangkat," ungkap Daniel, Jumat (21/5/2021).

Selama periode 6 - 17 Mei 2021 terdapat total 557 calon penumpang batal berangkat, karena berkas-berkas persyaratan yang tidak sesuai.

Adapun rinciannya yakni, 328 orang tidak membawa surat izin perjalanan yang sesuai dan 229 orang tidak membawa berkas surat bebas Covid-19 yang berlaku.

Baca juga: DULU GRATIS, Kini Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Milik Bank BUMN Dikenakan Biaya

Baca juga: Semakin Menggila, Harga Emas Antam Kini Mencapai Rp 961 Ribu per Gram di Medan

Daniel memastikan operasional kereta api selama masa peniadaan mudik/balik ini hanya untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang memenuhi unsur tadi."Pada masa peniadaan mudik, PT KAI Divre I Sumut hanya mengoperasikan dua perjalanan KA antarkota per hari. Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan baik di stasiun mau pun KA juga berjalan tertib," ucap Daniel.

Surat Bebas Covid-19
PT. KAI Divre I Sumut mengoperasikan dua armada pada masa 18 - 24 Mei 2021. Adapun armada itu, yakni KA Putri Deli dengan tujuan arah Tanjungbalai dan KA Sribilah dengan tujuan arah Rantau Prapat dengan total delapan perjalanan KA antarkota. Penumpang dapat membeli tiket melalui aplikasi KAI Access, Web KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Vice President PT KAI Divre I SU, Daniel Johannes Hutabarat mengatakan calon penumpang tak perlu lagi menyerahkan surat izin perjalanan, tetapi wajib melampirkan surat keterangan bebas Covid-19.

"Pelanggan KA Antar Kota tidak perlu lagi menyertakan surat izin perjalanan, namun masih harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam," ungkap Daniel, Jumat (21/5).

Calon penumpang juga bisa meraih surat bebas Covid-19 di stasiun KA langsung. PT KAI Sumut menyediakan Test Antigen di lima stasiun, yakni Stasiun Medan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Kisaran, Stasiun Tanjungbalai, dan Stasiun Rantau Prapat.

"Penumpang juga tidak diperkenankan makan dan minum selama perjalanan yang kurang dari dua jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan," lanjutnya.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Tommy Simatupang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved