Breaking News:

Update Pembunuhan Masturi Sianipar

Polisi Serdang Bedagai Tangkap Pembunuh Janda Asal Sei Bamban

Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini.

TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
RUMAH korban pembunuhan, Masturi Sianipar, masih dipasangi garis polisi, Jumat (21/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SEI RAMPAH - Polres Serdang Bedagai (Sergai) menangkap pelaku pembunuhan Masturi Br Sianipar. Janda berusia 65 tahun itu dibunuh dengan sadis dan ditemukan di rumahnya di dusun I Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban, Rabu (19/5/2021).

Informasi yang dihimpun Tribun Medan, pelaku diketahui bernama Rizal. Rizal merupakan warga Desa Pon Kecamatan Sei Bamban. Pelaku termasuk orang dekat korban yang sering datang ke rumah.

Rizal ditangkap di daerah kawasan Kabupaten Dairi, Jumat (21/5) pagi. Ia melarikan diri setelah menghabisi nyawa korban dan mengambil harta benda korban. "Iya sudah ditangkap. Nanti tanya sama humas saja,"kata Kapolsek Firdaus AKP, Idham Khalid Jumat (21/5/2021).

Sampai saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini. Belum diketahui secara pasti berapa orang sebenarnya pelaku yang terlibat dalam pembunuhan ini. Pelaku pun sudah diamankan di Polres Sergai.

Kasat Reskrim Polres Sergai, IPTU Deny Indrawan Lubis belum bersedia dikonfirmasi terkait penangkapan ini. Berulang kali nomor ponselnya dihubungi namun tidak bersedia menjawab.

Saat ini keluarga korban pun sudah mengetahui kabar penangkapan pelaku. Mereka mengaku kenal baik dengan sosok Rizal yang merupakan pelakunya. "Rizal itu sudah kami anggap saudara sendiri. Udah tau juga dari polisi,"ucap anak laki-laki korban yang tidak mau menyebutkan namanya.

Baca juga: Anjing Nenek Masturi Tidak Menyalak saat Malam Pembunuhan, Ini Kata Tetangga

Saat itu pria yang tinggal di Duri ini belum bisa berkomentar banyak. Ia dan keluarganya masih berkumpul dalam suasana duka. Mereka saat ini tinggal sementara di rumah tetangga orang tuanya, di perumahan sekolah SD Negeri.

"Istri si Rizal itu sudah dianggap cucu. Saya dari Duri begitu dapat kabar langsung datang kemarin itu. Tetangga sini yang menelpon saya, makanya tau," katanya.

Meski sudah tahu sosok Rizal, namun mereka belum mendapat kabar apa motif pelaku melakukan pembunuhan. Belum diketahui juga apakah pelaku hanya sendiri atau ada orang lain yang membantu. Dani tetangga korban menyebut kalau korban memiliki enam orang anak. Selain anak kandung ada juga anak tiri. Mereka rata-rata tinggal di luar kota.

Saat ini rumah orangtuanya pun masih tampak dipasang garis polisi. Mulai dari pintu gerbang pagar sampai dengan pintu depan rumah masih terpasang garis polisi.

Setelah kasus pembunuhan ini anak-anak korban juga sudah berdatangan. Mereka langsung datang begitu mendapat kabar kematian ibunya. "Anak-anaknya tinggal di perumahan sekolah dekat rumah orangtuanya ini. Kemarin korban dimakamkan di samping rumah," kata Dani, tetangga korban.(dra/Tribun-Medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved