Breaking News:

Dusun Lockdown

Dua Dusun di Deliserdang Lockdown Akibat Covid-19

Dua dusun di Deliserdang memilih lockdown akibat adanya warga yang terpapar Covid-19

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Dusun Rahayu A dan Dusun Rahayu B, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang, di Lockdown, Senin (24/5/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.COM,PAGARMERBAU--Dua dusun di Desa Sambirejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang memilih lockdown.

Kebijakan lockdown ini diambil setelah adanya 12 warga terpapar Covid-19.

Menurut informasi, adapun kedua dusun itu yakni Dusun Rahayu A dan Dusun Rahayu B.

Lockdown sudah berlangsung selama empat hari.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Makin Menggila di 10 Provinsi, Wamenkes Sebut Penyebabnya Karena Libur Lebaran

Amatan wartawan di lokasi, tampak ruas jalan di dua dusun tersebut sepi.

Beberapa pintu rumah warga tertutup rapat.

Sejumlah warung yang ada di lokasi juga tutup.

"Berawal dari adanya beberapa warga yang diinfus di rumah masing-masing sebelum hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah kemarin, kita koordinasi dengan pihak kecamatan, dan berkoordinasi dengan Puskesmas Pagar Merbau, untuk dilakukan swab," kata Kepala Desa Sumberejo, Edward Manik, Senin (24/5/2021).

Setelah beberapa hari kemudian, lanjut Edward, hasil swab keluar.

Baca juga: Tiga Perawat Pria Rumah Sakit Swasta Perkosa Pasien Covid-19, tak Lama Pasien Meninggal

Ada 12 orang terkonfirmasi Covid-19 dari 33 orang yang diswab.

"Jadi untuk mencegah penularan ke warga yang lain, jadi kita adakan lockdown, Dusun Rahayu A dan Dusun Rahayu B, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang," ucap Edward.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi penyebaran virus makin meluas, pihak desa beserta kecamatan telah mengadakan penyemprotan disinfektan, pembagian sembako bagi yang positif terkena Covid-19, dan mengadakan pemberlakuan jam malam yang sudah berlangsung selama empat malam ini.

"Kita berharap kepada masyarakat untuk mengerti atas tindakan lockdown yang sudah dilakukan untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19," ucap Edward Manik.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved