Kisah Seorang Gembala Kambing Selamatkan 6 Pelari Ultramaraton Sekarat kena Hipotermia

“Dia membuat api, melepas pakaian saya yang basah, dan membungkus saya dengan selimut. Satu jam kemudian, saya bangun dan sadar kembali, ” tulis Zhang

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
weibo
Kisah Seorang Gembala Kambing Selamatkan 6 Pelari Ultramaraton Sekarat kena Hipotermia. Pelari ultramaraton menghangatkan diri dari suhu beku yang merenggut nyawa 21 peserta. 

“Awalnya saya berpikir untuk menggendongnya, tetapi ternyata itu terlalu berat bagi saya,” kata Zhu Keming.

“Akhirnya, saya dan para pelari di dalam gua mengangkatnya dan membawanya ke gua.”

Zhu Keming dibantu pelari lain memapah pelari yang sudah tidak sadarkan diri akibat hipotermia
Zhu Keming (kiri) dibantu pelari lain memapah pelari yang sudah tidak sadarkan diri akibat hipotermia (weibo)

Pelari terakhir yang diselamatkan oleh Zhu Keming adalah Zhang Xiaotao yang menulis di Weibo bahwa dirinya kehilangan kesadaran selama dua setengah jam sebelum diselamatkan oleh Zhu.

“Dia membuat api, melepas pakaian saya yang basah, dan membungkus saya dengan selimut. Satu jam kemudian, saya bangun dan sadar kembali, ” tulis Zhang.

"Saya harus berterima kasih kepada paman yang menyelamatkan saya," kata Zhang.

“Tanpa dia, saya mungkin akan tinggal di sana selamanya. Kebaikannya telah membuatku terlahir kembali dan aku tidak akan pernah melupakan kebaikannya padaku. "

Di dalam gua, enam pelari mengeringkan pakaian mereka di dekat api dan secara bertahap memulihkan kekuatan mereka.

Mereka dibawa pergi oleh tim penyelamat yang tiba di gua sekitar jam 7 malam.

Zhu Keming bersama enam pelari yang diselamatkannya
Zhu Keming bersama enam pelari yang diselamatkannya (weibo)

“Sepanjang perjalanan menuruni gunung, saya melihat banyak penduduk desa membawa selimut untuk membantu kami. Benar-benar menyentuh, ” kata seorang pelari, yang namanya tidak disebutkan dalam laporan itu.

"Saya tidak melakukan sesuatu yang istimewa," kata Zhu Keming kepada The Beijing News.

"Orang lain akan melakukan hal yang sama dalam keadaan itu."

“Paman ini telah menyeret enam orang ini dari kematian. Tindakan yang sangat baik sekali dia lakukan, ”tulis satu orang di Weibo.

"Paman kawanan harus diberi hadiah uang dan Penghargaan Samaria," kata pengguna lain.

Penghargaan Samaria merujuk pada kisah alkitab, orang Samaria yang dianggap orang buangan Yahudi, malah menolong korban perampokan yang ditemukannya di perjalanan dan sama sekali tidak dikenalnya.

Gua tempat Zhu Keming dan enam pelari yang diselamatkannya berlindung dan menghangatkan tubuh saat cuaca buruk.
Gua tempat Zhu Keming dan enam pelari yang diselamatkannya berlindung dan menghangatkan tubuh saat cuaca buruk. (weibo)

Akibat tragedi ini, Zhang Xuchen, Wali Kota Baiyin, membungkuk meminta maaf kepada keluarga korban pada hari Minggu.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved