Pembunuhan Sadis di Toba
Kronologis Penemuan Guru SD yang Ditikami 24 Liang di Rumahnya
Warga Dusun I, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatulunasi sempat menceritakan kronologis ditemukannya guru SD setelah dibunuh
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,BALIGE--Pembunuhan guru SD bernama Martha Elisabeth Butarbutar di Dusun I, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatulunasi menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Sampai saat ini, warga bertanya-tanya siapa yang tega menghabisi korban.
Selama ini, korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam.
Dari penuturan warga, korban selama ini mengajar di SD Negeri 173599 Lumban Lobu.
Baca juga: BREAKING NEWS Guru SD di Toba Dibantai Hingga Tewas, Ditemukan Berlumuran Darah
"Yang pertama kali mengetahui kejadian ini adalah keluarga korban," kata Sardin Sitorus (59), warga sekitar kejadian, Senin (24/5/2021) siang.
Sardin mengatakan, tak jauh dari rumah Martha Elisabeth Butarbutar ada kilang padi.
Kilang padi itu milik kerabat Martha Elisabeth Butarbutar.
"Anak pemilik kilang padi ini diminta orangtuanya untuk melihat keadaan rumah korban. Karena tidak biasanya pintu terbuka lebar," kata Sardin.
Sesampainya di rumah korban, ternyata penghuni rumah sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Baca juga: Menyedihkan, Terdapat 24 Tikaman di Tubuh Guru SD Martha Elisabeth Butarbutar
Sontak, saksi yang menemukan Martha Elisabeth Butarbutar langsung berlari memberitahukan kejadian ini pada orangtuanya.
"Anak itu langsung melapor sama ayahnya. Karena anak itu tidak tahan melihat darah," terang Sardin.
Pascakejadian, rumor cepat beredar di tengah masyarakat.
Sekira pukul 10.00 WIB, lokasi kejadian dipadati warga.
Warga penasaran dengan peristiwa pembunuhan sadis ini.
Baca juga: Terkait Pembunuhan Sadis Mira Yura (17) di Hotel Lotus Kediri, Polisi Temukan Kondom Bekas Pakai
"Saat dimasukkan ke dalam kantung jenazah masih ada ceceran darahnya," timpal Regen Sitorus, warga lainnya.
Ada dugaan, pembunuh korban merupakan orang yang dikenal.
Diduga pelaku panik lantaran korban menandai wajah pelaku.
Akibat insiden ini, korban menderita 24 luka tikam di sekujur tubuhnya.(cr3/tribun-medan.com)