Breaking News:

Omzet Pegadaian Tumbuh 31 Persen, 97 Persen dari Produk Gadai

Humas Pegadaian Kanwil 1 Medan Gopher Manurung mengungkapkan bahwa jumlah ini meliputi wilayah kerja Kanwil 1 Medan, yaitu Aceh dan Sumatera Utara.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Eti Wahyuni
KARTIKA / TRIBUN MEDAN
Kepala Humas Pegadaian Kanwil I Medan, Gopher Manurung saat menunjukkan buku tabungan emas, Rabu (17/3/2021). 

TRIBUN- MEDAN.com, MEDAN - PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah I Medan mencatat omzet perseroan pada April 2021 sebesar Rp 4,29 triliun atau tumbuh sebesar 31 persen secara month to month dari Rp 3,28 triliun pada Maret 2021.

Bila dibandingkan realisasi April 2020 (yoy), peningkatan omzet tercatat sebesar 5,39 persen dari Rp 4,08 triliun.

Humas Pegadaian Kanwil 1 Medan Gopher Manurung mengungkapkan bahwa jumlah ini meliputi wilayah kerja Kanwil 1 Medan, yaitu Aceh dan Sumatera Utara.

Per Mei 2021, produk Gadai memberi kontribusi terbesar untuk pendapatan Pegadaian Kanwil 1 Medan, yaitu Rp 4,17 triliun atau sekitar 97 persen dari total omzet April 2021.

“Ada tiga produk inti, yaitu Gadai, Mikro, dan Pembiayaan. Produk paling besar itu di Gadai. Kalau tadi omzet April 2020 Rp4,29 triliun, sekitar 97 persennya disumbang Produk Gadai,” ungkap Gopher, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Ekosistem Ultra Mikro Jadi Strategi Pegadaian Bantu Pelaku Usaha Mikro di Masa Pandemi

Secara rinci, omzet produk Gadai ini terdiri dari Gadai KCA sebesar Rp 2,99 triliun, Produk Krasida sebesar Rp 48 miliar, dan Rahn atau syariah gadai sebesar Rp 1,13 triliun.

Secara tahunan, produk ini memberi kontribusi sebesar 85-90 persen terhadap total omzet Kanwil 1 Medan. Sementara, produk Mikro dan Pembiayaan menyumbang sekitar 10 hingga 15 persen.

Adapun, jumlah outstanding loan atau pinjaman yang diberikan PT Pegadaian Kanwil I Medan kepada masyarakat hingga April 2021 adalah Rp 4,04 triliun, turun 1,08 persen secara mtm dari Rp 4,11 triliun.

Bila dibandingkan secara tahunan, terjadi pertumbuhan nilai outstanding loan sebesar 8,09 persen atau Rp 310 miliar.

Gopher juga menjelaskan total nasabah Pegadaian di Kanwil ini berjumlah 710.000 nasabah. Target nasabah PT Pegadaian Kanwil I Medan sepanjang tahun 2021 adalah 789.009 nasabah.

Saat ini, Kantor Pegadaian di seluruh Sumatera Utara mengurangi jam pelayanan konsumen karena kebijakan PPKM yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.

 “Kita mengurangi jam layanan dari jam 08.00-hingga 15.30 dari Senin-Jumat menjadi mulai pukul 09.00 hingga pukul 14:00 dan Sabtu kita jam 09.00 hingga 11.00,” pungkas Gopher.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved