TRIBUNWIKI

Penelusuran Jejak Situs Buddha di Hamparan Perak, Berikut Penjelasan Sejarawan

Demi memastikan lagi, ada rencana eskavasi oleh Balai Arkeologi Sumatera Utara sedang disiapkan ke lokasi ini.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Ichwan Azhari saat menelusuri jejak arca kuno di Bulu Cina Hamparan Perak  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejarawan Sumut, Ichwan Azhari mengungkap hasil penelusuran jejak agama Budha kuno di tanah Sumatera.

Dia membagikan jejak dan bukti temuan mengejutkan, 30 Arca Budha Era Sriwijaya Abad 8 di Hamparan Perak

Ichwan Azhari mengatakan, ahli di bidang sejarah Edward Edmun Mckinnon sejak Juli 2017 penasaran sekali dengan foto hasil temuan arca Budha kuno dari Hamparan Perak yang dibagikannya.

Baca juga: Pemprov Sumut Dapat Jatah 10.991 Formasi Guru PPPK

arca kuno
arca kuno (HO)

 

Di antaranya, foto arca-arca yang disepuh emas dan memiliki gaya agama Budha India Selatan Abad 8, yang ditemukan buruh tani tebu di Hamparan Perak

"Arca-arca sezaman era Sriwijaya di Palembang dan Jambi. Yang ditemukan itu adalah Arca Avaloketiswara atau Lokeswara,  juga tablet kuno beraksara untuk persembahan dalam peribadatan agama Budha kuno," katanya, Rabu (26/5/2021). 

"Temuan ini mengindikasikan Hamparan Perak memiliki jejak sezaman dengan situs Budha di Jambi dan Palembang. 

Apakah ini merupakan petunjuk, bukti orang Melayu kuno pra Islam di Sumatera Timur beragama Budha?

Dua paper untuk jurnal nasional dan internasional sedang disiapkan atas analisis  ikonografi temuan arca yang mengejutkan  ini," jelasnya. 

Demi memastikan lagi, ada rencana eskavasi oleh Balai Arkeologi Sumatera Utara sedang disiapkan ke lokasi ini.

Dan akan ada tes laboratorium atas arca ini. 

Baca juga: Suami Wanita Rupawan Ini Direbut Jennifer Dunn, Ogah Rujuk hingga Lontarkan Sumpah Serapah

"Sumber-sumber kuno naskah Melayu setelah dihubungkan dengan temuan arkeologis menunjukkan leluhur Melayu pra Islam dulu beragama Budha.

Dalam naskah Melayu klasik Sejarah Melayu, disebut bahwa leluhur Melayu yang melahirkan raja-raja Melayu awal bernama Sang Sapurba, sosok setengah dewa yang turun di Bukit Siguntang, Palembang.

Orang Melayu di Malaysia banyak yang mempercayai leluhur Melayu turun di Bukit Siguntang itu dan melakukan ziarah ke sana.

Dalam kajian arkeologis, situs Bukit Siguntang merupakan situs Budha penting kurun waktu  abad ke 4-12," katanya.

Baca juga: Suami Wanita Rupawan Ini Direbut Jennifer Dunn, Ogah Rujuk hingga Lontarkan Sumpah Serapah

Pada 2 Agustus 2017 temuan ini coba dibuktikan. Ichwan Azhari bersama Edward Mackinnon dari ISEAS, Eri Sudewo dari Balai Arkeologi Sumatera Utara, Apriani Harahap mendatangi bukit kecil di kebon tebu PTP 2 perbatasan Bulu Cina dan Kota Rentang Kecamatan Hamparan Perak.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved