Satu Keluarga Makan di Resto All You Can Eat, Lalu Kaget Kena Denda Hingga Rp 4 Juta, Ini Sebabnya

Keluarga tamu ini dari muda hingga tua. Mereka mengambil banyak makanan dan akhirnya meninggalkan banyak sisa makanan.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
freepik
Makan di restoran All You Can Eat, Pria ini dan keluarganya tinggalkan banyak sisa makanan. Saat bayar ternyata didenda sampai jutaan rupiah. Foto ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com – Restoran All You Can Eat saat ini sangat akrab bagi semua orang.

Penikmat makan sepuasnya ini tahu bagaimana cara makan enak dan juga berkelas, namun tetap dalam harga terjangkau dan tidak rugi.

Namun, ketakutan akan tidak mau rugi itu menyebabkan banyak pelanggan mengambil banyak makanan, tetapi tidak memakan semuanya.

Pada akhirnya mereka malah membuang banyak hidangan.

Baca juga: Cuma Makan Hidangan Mahal di Resto All You Can Eat, Gadis Ini Dipermalukan Pemilik, Ini Kata Netizen

Baca juga: NIKMATI Makan Sepuasnya dengan Konsep Outdoor Hanya Bayar Rp 85 Ribu per Orang, Ini Lokasinya

Banyak restoran harus memberlakukan kebijakan denda jika tamu meninggalkan makanan terlalu banyak.

Di China, seorang tamu mengajak seluruh keluarganya untuk makan di restoran All You Can Eat makanan laut yang tidak murah.

Harganya sebesar 180 Yuan atau setara dengan Rp 403.760.

Keluarga tamu ini dari muda hingga tua. Mereka mengambil banyak makanan dan akhirnya meninggalkan banyak sisa makanan.

Foto ilustrasi
Makan di restoran All You Can Eat, Pria ini dan keluarganya tinggalkan banyak sisa makanan. Saat bayar ternyata didenda sampai jutaan rupiah. Foto ilustrasi (eva.vn)

Saat membayar, staf restoran mengatakan bahwa mereka akan didenda 10 kali lipat jumlah makanan aslinya karena jumlah makanan yang terbuang terlalu banyak.

Secara total, keluarga tersebut harus membayar denda sebesar 1.800 Yuan (Rp 4.037.598).

Pria itu tampak kaget, tapi dia membayar jumlah penuh tanpa marah atau pun berdebat.

Baca juga: Tak Belajar dengan Benar, Anak TK Diduga Dipaksa Gurunya Makan Kotoran Manusia di Toilet

Baca juga: NIKMATI Makan Sepuasnya dengan Konsep Outdoor Hanya Bayar Rp 85 Ribu per Orang, Ini Lokasinya

Dia hanya meminta bon untuk pembayarannya lalu pergi.

Alasan pria tersebut ingin meminta faktur tagihan pembayarannya karena dendanya begitu banyak.

Staf tidak khawatir sama sekali dan segera menerbitkan faktur sesuai keinginan pelanggan.

Namun, ketika pemilik restoran mendengarnya, dia segera menyuruh orang untuk mengejar pria itu dan bernegosiasi.

Ternyata pemilik resto tersebut takut jika pelanggan itu membawa bon tagihannya ke Departemen Perindustrian dan Perdagangan untuk komplain.

Foto ilustrasi
Makan di restoran All You Can Eat, Pria ini dan keluarganya tinggalkan banyak sisa makanan. Saat bayar ternyata didenda sampai jutaan rupiah. Foto ilustrasi (freepik)

Maka resto tersebut bisa saja dituntut atau bahkan harus tutup sebulan penuh karena denda yang dikenakan.

Melihat hal ini, keduanya kemudian berdamai dan tak melanjutkan hal tersebut.

Namun, meninggalkan makanan berlebih adalah kebiasaan buruk.

Sebaiknya kita hanya mengambil jumlah yang cukup untuk menghindari pemborosan dan tidak mendapat denda bayar tambahan.

Pemilik Permalukan Pelanggan yang Hanya Makan Hidangan Mahal

Restoran prasmanan atau All You Can Eat saat ini dianggap sebagai tren yang populer.

Keuntungan dari buffet ini adalah Anda hanya perlu mengeluarkan uang dalam jumlah tetap dan bisa makan sebanyak yang Anda mau.

Semakin banyak orang, maka All You Can Eat ini semakin cocok dinikmati.

Tentu saja, saat Anda makan dengan kriteria “unlimited” seperti ini, hidangan yang biasanya mahal pasti akan menjadi pilihan utama pelanggan.

Seputar makan buffet, banyak orang mengatakan bahwa pelanggan bisa makan banyak tanpa rugi.

Namun, kisah tamu buffet di bawah ini menciptakan kontroversi besar tentang perilaku dan sikap pemilik restoran.

Baru-baru ini, di situs web dan forum Tiongkok, video seorang gadis muda yang makan prasmanan telah diposting dan mendapat banyak perhatian.

Gadis ini makan banyak abalon mahal di restoran All You Can Eat. Si pemilik restoran tak senang, lalu posting video untuk mempermalukan gadis itu.
Gadis ini makan banyak abalon mahal di restoran All You Can Eat. Si pemilik restoran tak senang, lalu posting video untuk mempermalukan gadis itu. (eva.vn)

Video tersebut diunggah oleh si pemilik toko di Qin Hoang Dao, Hubei, China dengan motif mempermalukan gadis itu.

Namun ternyata yang terjadi malah sebaliknya.

Si pemilik restoran tersebutlah yang menerima hujatan karena tindakannya.

Ceritanya, gadis itu makan di sebuah restoran All You Can Eat. Namun bukannya pesan banyak hidangan, dia hanya memesan abalon saja.

Tentu saa ini adalah hidangan yang mahal.

Jadi ketika melihat mejanya penuh dengan abalon, si pemilik restoran tampak tidak senang.

Tidak dapat menahan diri, si pemilik mendekati gadis itu dan berkata sinis padanya.

“Berapa yang kau bayar untuk abalon ini? Ada 118 Yuan (Rp 263.416), kenapa kau makan tanpa batas?”

Tahu dirinya direkam saat ditanyai seperti itu, gadis tersebut agak malu dan menunduk.

Dia menjelaskan, “Aku suka makan abalon, aku tidak suka makan yang lain.”

Kemudian dia fokus makan abalonnya sesukanya.

Tak senang abalon itu dimakan oleh pelanggan seperti itu, si pemilik restoran memutuskan untuk memposting video tersebut untuk mempermalukan gadis itu.

Namun, hasilnya tidak seperti yang dia harapkan.

Alih-alih gadis muda itu diejek, si pemilik dan restoran tersebut yang mendapatkan kritikan atas tindakan tidak profesionalnya.

Banyak yang mengerti bahwa harga 118 Yuan atau setara dengan Rp 263.416 itu tidak akan cukup untuk membeli abalon yang dimakan gadis itu.

Namun, esensi dari buffet adalah pelanggan hanya perlu mengeluarkan uang dan kemudian mengambil makanan sepuasnya.

Sebagian besar netizen berpikir bahwa pada prinsipnya, gadis itu tidak melakukan kesalahan apa pun.

Kecuali jika dia mengambil terlalu banyak dan tidak memakan semuanya lalu membuangnya.

Jika demikian, dia harus didenda.

Sementara ulah si pemilik restoran, menurut netizen tidak bisa diterima.

Dia menunjukkan kurangnya profesionalisme dalam manajemen bisnisnya.

Si pemilik restoran juga melanggar etika dengan mengambil foto, video dan mempostingnya secara online.

Setelah itu, banyak netizen yang menegaskan, betapa pun enak dan menariknya restoran tersebut, mereka tidak akan pernah datang ke sana.

Selain itu, ada juga beberapa pendapat yang mengatakan, meskipun gadis itu tidak layak untuk dihujat, tetapi dia juga tetap harus menjaga etika makannya.

Cara gadis itu memiliki hanya memakan hidangan mahal dalam jumlah besar dianggap tidak terlalu bagus.

Saat ini, cerita tersebut terus mendapat perhatian netizen.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved