Breaking News:

Program Vaksinasi

33.000 Ribu Lansia di Karo Bakal Segera Divaksin Covid-19

Pemkab Karo berencana melanjutkan kegiatan vaksinasi yang menyasar pada kelompok lansia. Ada 33 ribu lansia yang bakal divaksin

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Array A Argus
Istimewa
Sosok Nenek Tertua di Indonesia yang Divaksin Covid-19 tahap pertama. 

TRIBUN-MEDAN.COM,KABANJAHE--Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahkaro, Drg Irna Safrina Meliala mengatakan ada 33.000 masyarakat lanjut usia (lansia) di Tanahkaro yang bakal menjalani vaksinasi Covid-19

Irna menjelaskan, sejak Sabtu (29/5/2021) kemarin pihaknya telah menyalurkan vaksinasi bagi kaum lansia di beberapa lokasi, satu diantaranya di  Kecamatan Kabanjahe.

Saat ditanya sudah berapa banyak jumlah lansia yang diberikan vaksin, Irna mengatakan ada sekitar puluhan orang.

Baca juga: Sempat Dihentikan, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kembali Digunakan di Indonesia

"Tidak hanya di Kabanjahe saja, tapi ada di beberapa lokasi. Untuk datanya kita kerja sama dengan kecamatan," terang Irna, Minggu (30/5/2021).

Dia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendistribusian vaksin secara bertahap.

Pasalnya, selain lansia, Dinkes Kabupaten Tanahkaro juga masih menyalurkan vaksin bagi kelompok pelayan publik secara bersamaan. 

Baca juga: Viral Uang Koin Menempel di Bekas Suntik Vaksin Covid-19, Disebabkan Keringat?

Seperti diketahui, untuk kelompok pelayan publik sampai saat ini memang belum semuanya mendapatkan suntikan vaksin.

Beberapa orang yang masuk kategori pelayan publik adalah pelaku wisata, pelaku ekonomi, angkutan, serta guru. 

"Ya, kita kan menyesuaikan lagi dengan pasokan vaksin yang ada, sehingga kita melakukan vaksinasi ini secara bertahap," ucapnya. 

Baca juga: DPR RI Soroti Kasus Jual Vaksin Covid-19 Ilegal, Dukung Hukuman Seberat-beratnya

Ketika ditanya apakah ada saran khusus bagi kaum lansia sebelum maupun setelah mendapatkan vaksin, Irna menjelaskan tidak ada imbauan khusus. 

Dirinya menyebutkan, setelah mendapatkan vaksinasi, ada baiknya masyarakat mengurangi aktivitas yang berat.

"Tidak ada yang berbeda, ya paling istirahat yang cukup. Apalagi untuk lansia, sebaiknya mengurangi aktivitas yang berat," ungkapnya.(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved