MENOHOK Pernyataan Selebgram Ratu Entok soal Perawat RS Pirngadi dan Tabung Oksigen Kosong
Selebgram Ratu Entok kembali muncul di tengah kehebohan video amarah keluarga pasien soal tabung oksigen kosong di Rumah Sakit Pirngadi Medan.
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Juang Naibaho
Rawi mengamuk lantaran ibunya terbaring dengan kondisi kritis dan napas tersengal-sengal. Ia berteriak meluapkan kemarahannya karena tabung oksigen yang diberikan kepada sang ibu ternyata tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pasien bernama Komla (59) itu akhirnya meninggal dunia.
Rawi mengisahkan, ibunya mengidap sakit diabetes dan berada di RS Pringadi Medan hampir seminggu. "Begitu masuk Pirngadi, diperiksa UGD dan periksa lainnya. Lalu dibawalah untuk dirawat inap," ujarnya.
Keluarga Rawi mulai gelisah karena ibunya yang sempat dipasang infus di UGD namun ketika dipindahkan ke ruangan tak lagi diberikan cairan infus. "Baru pindah ruangan infus enggak dipasang, sementara di UGD dipasang. Dan, kondisinya lemas," katanya.
Ketika Rawi menanyakan hal tersebut, ia malah mendapat respons tak mengenakan dari seorang suster. Bahkan, kata Rawi, suster itu sempat membanting buku dan mengucap kata yang kurang pantas.
"Saya tanya dia. Dia malah ngamuk pada saya. Dia bilang, 'Pak, kerjaan saya bukan itu saja. Sabar, karena ini yang harus saya selesaikan banyak'," ucapnya menirukan.
Tak ingin memperkeruh suasana akhirnya ia mengalah dan meninggalkan ibunya sebentar yang dijaga sang kakak. "Enggak ketemu, saya keluar agak lama baru dia datang. Dia pasang infus saat saya beli sesuatu. Saya naik sudah dipasang,” bebernya.
Menurut Rawi, infus yang dipasang pada ibunya tidak dilakukan dengan benar. Cairan sama sekali tidak keluar dari botol. Keran terlihat mati sehingga ia memutuskan untuk melakukan sendiri sampai cairan keluar dengan normal.
Keesokan harinya, cairan infus habis dan ketika meminta untuk diganti suster menolak dan mengatakan besok baru bisa diganti. Karena sang kakak yang sedang menjaga, ia pun menuruti apa yang dikatakan suster itu.
Singkat cerita, amarah Rawi akhirnya memuncak ketika melihat kondisi ibunya yang semakin mengkhawatirkan. Dalam video yang beredar viral, Rawi berteriak meluapkan emosi kepada petugas rumah sakit karena tabung oksigen dalam kondisi kosong. Padahal, saat itu ibunya terlihat sudah kesulitan bernapas.
“Tabung kosong ini, tabung kosong, enggak ada tekanan,” teriak Rawi dalam video itu.
Rawi menegaskan bahwa tabung oksigen yang dipasang pada ibunya itu memang tak berfungsi dengan baik. Ia membuktikannya sendiri dengan memasang alat bantu pernapasan itu ke mulut dan hidungnya. Saat dicobanya, ia tidak merasakan adanya udara dari tabung dan selang tersebut.
Ia bahkan mendengar seorang dokter bernama Sony mengatakan bahwa tabung oksigen itu memang kosong. "Tidak ada penanganan. Cuma dr Sony yang menekan-nekan sampai keringatan. Dia bilang enggak ada ini pak oksigennya. Dia bilang, 'Sabar, Pak," kata Rawi, Jumat (28/5/2021) malam.
Menurutnya, suster tidak transparan dalam memberikan informasi terkait kondisi tabung oksigen. Bahkan menurutnya suster sengaja mengelabui dengan berpura-pura mengatur tombol sirkulasi untuk menenangkan keluarga.
Sementara itu, kondisi ibunya terus memburuk. Ia terlihat kesulitan bernapas hingga megap-megap. Karena panik, Rawi berteriak dan meminta oksigen untuk ibunya hingga akhirnya suster membawa ibunya keluar dari ruangan. Namun, melihat ibunya semakin kesulitan bernafas, Rawi membawa kembali ibunya ke kamar lalu ia pasangkan dengan oksigen yang telah dipakai sebelumnya.
Ternyata tabung oksigen tak berfungsi. Suster meminta air minum pasien untuk diisi ke tabung oksigen. "Baru suster itu minta air minum kita untuk menambah ke air itu. Air yang ada di saringan filter itus udah enggak ada ternyata," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratu-entok-tanggapi-pasien-meninggal-diduga-karena-tabung-oksigen-kosong.jpg)