Breaking News:

Wisata Alam Megalitik Batu Gajah Kabupaten Simalungun,  Ada Ukiran Figur Hewan

Sebagaimana tertera dalam Zelfbestuur Besluit 1924 No.18 tanggal 18 April 1924, dengan luas wilayah sekitar 0,8 hektar.

Penulis: Kristen edi sidauruk | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ EDI
Wisata Alam Batu Gajah terletak di Dusun Pamatang, Nagori Negeri Dolok, Kecamatan Dolon Panribuan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com,SIMALUNGUN-Wisata Alam Batu Gajah terletak di Dusun Pamatang, Nagori Negeri Dolok, Kecamatan Dolon Panribuan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Batu Gajah merupakan satu diantara beberapa Cagar Budaya Alam Megalitik yang  telah ditetapkan pemerintah sebagai situs yang dilestarikan.

Keputusan ini berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.88/PW.007/MKP/2011, 17 Oktober 2011.

Wisata Alam Batu Gajah terletak di Dusun Pamatang, Nagori Negeri Dolok, Kecamatan Dolon Panribuan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.
Wisata Alam Batu Gajah terletak di Dusun Pamatang, Nagori Negeri Dolok, Kecamatan Dolon Panribuan Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. (TRIBUN MEDAN/ EDI)

Baca juga: Meski Dilamar Duda Artis Rupawan Ini Bahagia, Maharnya Cincin Rp 7 Miliar, Hidupnya Enak Banget

Dilansir dari kebudayaan.mendikbud.go.id. Batu Gajah telah di tetapkan pemerintah Hindia-Belanda sebagai kawasan larangan (natuurmonument). 

Sebagaimana tertera dalam Zelfbestuur Besluit 1924 No.18 tanggal 18 April 1924, dengan luas wilayah sekitar 0,8 hektar.

Terdapat beberapa ukiran di bagian teras dan dinding batu seperti  gajah, ular, harimau, kerbau, relief manusia, serta relief yang diduga merupakan kepala kerbau.

Ukiran figur hewan dan manusia  tersebut dibagi menjadi tiga pengelompokan tempat.

Figur ular dan gajah masing-masing menempati gundukan pertama  dan gundukan dua teras 1.

Sementara figur harimau menempati teras 2.  

Di teras 3 atau yang tertinggi merupakan tempat khusus dengan pahatan patung kerbau, relief manusia, serta relief yang diduga merupakan kepala kerbau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved