Desiree Tarigan (Mamitoko) Diajak Mediasi tapi Syaratnya Cabut Wewenang Hotman Paris
Dalam waktu dekat dilakukan mediasi antara Desiree Tarigan (Mamitoko) dengan Hotma Sitompul.
TRIBUN-MEDAN.COM - Dalam waktu dekat dilakukan mediasi antara Desiree Tarigan (Mamitoko) dengan Hotma Sitompul.
Akan tetapi, dalam mediasi itu Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum Desiree Tarigan tidak akan diikut sertakan.
Kini, masalah rumah tangga antara Desiree Tarigan dengan Hotma Sitompul mengarah ke perdamaian.
Baca juga: DULU Tinggalkan Istri demi Jennifer Dunn, Kini Tubuh Pengusaha Ini Semakin Kurus
Baca juga: Okie Agustina Terkesan Lebih Bahagia Hidup Sederhana dengan Pesepak Bola
Baca juga: JIKA Hotman Paris Mundur Jadi Kuasa Hukum Desiree Tarigan, Diprediksi Bisa Rujuk: Itu Solusi Terbaik
Baca juga: Desiree Tarigan (Mamitoko) Setiap Bulan Dikasih Uang Belanja Ratusan Juta, tapi 8 Tahun tak Digauli

Untuk menjalankan proses mediasi, Desiree Tarigan diminta untuk mencabut wewenang Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya.
Jadi, proses masalah antara Desiree Tarigan dengan Hotma Sitompul tidak kunjung selesai.
"Kalaupun nanti mediasinya berjalan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Otto, Ibu Desiree harus mencabut kuasa Hotman Paris."
"Jadi nggak ada Hotman Paris untuk duduk di perdamaian ini," ungkap Muara Karta, Kuasa Hukum Hotma Sitompuldikutip dari YouTube KH Infotainment, Kamis (3/6/2021).
Lantas Muara Karta menambahkan Hotman Paris seharusnya merasa kasihan dengan kliennya.
Karena akibat ucapannya Desiree dinilai menjadi korban di dalam perseteruan rumah tangganya.
"Musti ada rasa kasihan ke Ibu Desiree yang jadi korban seperti ini," lanjutnya.
Perihal rencana mediasi, Muara Karta belum menjelaskan dengan detail soal kapan dilangsungkan.
Namun ia dan Hotma Sitompul menyambut baik keinginan Otto Hasibuan untuk mendamaikan kedua belah pihak.
Dan Muara Karta meminta agar tidak ada lagi pernyataan keliru yang menyebar luas.
"Memang sudah dapat sinyal dari Pak Otto dalam waktu dekat ini memang akan didudukan sama-sama tanpa Hotman Paris."
"Udah bagus inilah, artinya jangan lagi disalah artikan," tandas Muara Karta.
Baca juga: Golkar VS PDIP Adu Siasat Merebut Kursi Bupati, PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu
Baca juga: PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu, Paslon Perebutkan 941 Suara, Selisih Hanya 310 Suara
Baca juga: Sengkarut Pilkada Labuhanbatu Sumut, PSU Sampai 2 Kali, dan Kejutan Paslon Berbalik Unggul

Dalam kesempatan itu, Muara Karta juga buka suara soal pernyataan Hotman Paris.
Di mana beberapa waktu lalu ia mengatakan bahwa Hotma Sitompul sudah memohon maaf ke Desiree.
Muara Karta merasa bahwa kuasa hukum Desiree justru membuat gaduh terkait polemik rumah tangga kliennya.
Karena pernyataan yang disampaikan oleh Hotman Paris tidak benar adanya.
"Di sini Hotman Paris hanya bikin gaduh ya, mau dibikin lagi ini digoreng-goreng."
"Yang bikin persoalan ini jadi ricuh lagi," terang Muara Karta.
Pun Muara Karta mengungkapkan cerita yang sebenarnya dibalik ucapan Hotman Paris.
Di mana yang menghubungi terlebih dahulu adalah Desiree dan Hotma Sitompul sebagai suami menyambut dengan baik.
Akan tetapi Muara Karta menegaskan mediasi akan dilakukan tanpa menghadirkan kuasa hukum Desiree.
"Sebenarnya itu adalah Pak Hotma membuka hati ketika Ibu Desire menelepon duluan.
"Dimulai dari rencana Pak Otto untuk memediasi ini, tanpa Hotman Paris," tambahnya.
Lanjut, Muara Karta sangat menyesalkan ucapan Hotman Paris soal kliennya sudah meminta maaf.
Komunikasi tersebut diduga sudah terjalin antara dua hingga tiga minggu yang lalu.
Pada momen itu, Hotma Sitompul ada keinginan untuk berdamai, sementara Desiree mulai melunak.
Ia kemudian mengungkapkan apa yang terjadi sebenarnya sudah diputarbalikkan oleh Hotman Paris.
Bahkan tak segan Muara Karta akan menuntut kuasa hukum Desiree soal ucapannya tersebut.
"Itu yang saya sesalkan ucapan dari Hotman Paris ya."
"Nggak benar itu, saya akan tuntut memutar balikkan fakta," jelas Muara Karta.
(Tribunnews.com/Febia Rosada)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Rencana Mediasi Hotma Sitompul & Desiree Tarigan, Kuasa Hukum: Nggak Ada Hotman Paris