News Video
Wali Kota Bobby Nasution Sebut Vaksin yang Disuntikkan Lebih dari Seribu Dosis
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal yang diadakan Pemerintah Kota Medan hari ini disiapkan lebih dari seribu dosis
Wali Kota Bobby Nasution Sebut Vaksin yang Disuntikkan Lebih dari Seribu Dosis
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Vaksinasi massal yang diadakan Pemerintah Kota Medan di Eks Bandara Polonia disambut antusiasme warga yang sangat tinggi.
Warga yang datang untuk mengikuti vaksinasi mencapai ribuan orang.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal yang diadakan Pemerintah Kota Medan hari ini disiapkan lebih dari seribu dosis.
"Kami Pemerintah Kota Medan bersama Polda Sumut, hari ini kita siapkan seribu dosis vaksin. Tapi kita lihat antusiasme masyarakat sepertinya lebih dari seribu dosis yang kita suntikkan," katanya.
Bobby mengatakan pelaksanaan vaksinasi skala besar yang dilakukan Pemko Medan sempat vakum karena jatah dosis dari Pemerintah Pusat sempat tertunda.
"Memang hari ini kita mulai lagi suntikkan vaksinasi massal skala besar, memang karena dosis vaksin yang diberikan kepada Kota Medan ini lebih banyak dan lebih sering. Intensitasnya bisa seminggu sekali. Makanya kami pemerintah Kota Medan berani membuat vaksinasi massal. Kemarin dosis vaksin yang diberikan kepada kami memang terbatas, tapi hari ini sudah semakin masif vaksin yang diberikan," tuturnya.
Meskipun Plt Kadis Kesehatan memastikan pelaksanaan vaksin hanya satu hari, Bobby berharap pelaksanaan vaksinasi ini tidak hanya satu hari.
"Ke depan ini akan kita gabungkan dengan drive thru yang sudah diresmikan beberapa bulan yang lalu. Jadi diharapkan warga bisa memilih, mau melakukan vaksin drive thru atau turun dari kendaraan," katanya.
Sementara untuk penerapan protokol kesehatan di lokasi vaksinasi yang sempat menimbulkan kerumunan, Bobby mengatakan pihaknya telah membatasi peserta yang masuk.
"Pembatasan sudah pasti kalau terlalu banyak akan kita batasi, tadi sudah minta pak Kapolda kepada Danlanud sudah menutup sementara pintunya, kalau di dalam sudah terurai mungkin akan kita buka lagi," katanya.
(cr14/tribun-medan.com)