KKB Papua

Distrik Ilaga Mencekam, KKB Papua Beraksi Sehari Bunuh 5 Warga: Bandara Dibakar

Dimulai dari menembak mati seorang tukang bangunan, KKB juga menembak mati satu keluarga yang beranggotakan 5 orang.

Youtube Tribun Timur
KKB Papua dikepung Satgas Nemangkawi. Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri sebut mereka mundur. (Youtube Tribun Timur) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dalam sehari Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) melakukan rentetan aksi brutal di Papua, pada Kamis (3/6/2021). 

Dimulai dari menembak mati seorang tukang bangunan, KKB juga menembak mati satu keluarga yang beranggotakan 5 orang.

Tak sampai di situ, KKB lalu menyerang dan membakar sejumlah fasilitas di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga.

Baca juga: KRONOLOGI KKB Bakar Kantor Dishub dan Tembak Mati Seorang Warga, Korban: Ampun Komandan

Selain itu, KKB juga membakar satu rumah warga hingga hangus.

Berikut rentetan aksi teror KKB yang dilakukan pada Kamis (3/6/2021):

Tembak Mati Tukang Bangunan

Baca juga: Kebrutalan KKB di Papua Hari Ini: Kantor dan Rumah Dishub Dibakar, Pekerja Bangunan Ditembak Mati

Peristiwa KKB menembak tukang bangunan, bermula ketika korban yang bernama Habel Halenti dan dua rekannya berangkat dari kamp karyawan di kompleks pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 12.30 WIT.

Mereka menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak berjenis pikap dobel kabin putih yang biasanya dipakai mengangkut babi.

Tiba-tiba sekitar pukul 13.00 WIT, mereka dicegat oleh KKB bersenjara laras panjang serta pendek.

KKB pun tanpa belas kasihan menembak ke belakang leher korban hingga Habel tewas di lokasi.

Baca juga: Kebrutalan KKB di Papua Hari Ini: Kantor dan Rumah Dishub Dibakar, Pekerja Bangunan Ditembak Mati

Tangkapan layar dari drone milik aparat keamanan yang menunjukan tower bandara/ATC Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, tengah terbakar, Papua, Kamis (3/6/2021)
Tangkapan layar dari drone milik aparat keamanan yang menunjukan tower bandara/ATC Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, tengah terbakar, Papua, Kamis (3/6/2021) (Kompas.com/Dhias Suwandi)

"Korban sempat berteriak "ampun komandan" namun langsung ditembak oleh salah satu KKB yang menodongkan senpi tersebut sebanyak satu kali," kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Kamis (3/6/2021).

Sementara itu, dua rekan korban melompat masuk ke mobil dan menyelamatkan diri.

Keduanya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ilaga.

Sejumlah personel pun diterjunkan ke lokasi. Namun, KKB justru menembaki aparat. Kontak senjata antara TNI-Polri dan KKB berlangsung kurang lebih 15 menit.

Baca juga: Percaya Diri dengan Fasilitas Stadion Teladan, PSMS Resmi Ajukan Permohonan Jadi Tuan Rumah

Bakar Bandara Ilaga dan Rumah Warga

Belum usai aksi KKB, pada hari yang sama mereka menyerang Bandara Aminggaru di Distrik Ilaga.

KKB membakar sejumlah fasilitas di bandara tersebut.

"Kamis (4/6/2021) sekitar 17.40 WIT telah terjadi pembakaran fasilitas Bandara Aminggaru, satu tower bandara, ruang tunggu bandara, tiga perumahan perhubungan udara dan satu rumah warga hangus dibakar KKB," ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, Jumat (4/6/2021).

Aparat keamanan gabungan pun menuju ke lokasi kejadian.
Kontak senjata selama sekitar satu jam tak bisa dihindarkan.

"Sempat terjadi kontak tembak antara personel gabungan dengan KKB sebelum tiba di bandara," kata Fakhiri.

Baca juga: Belum Berniat Kembali ke Dunia Politik, Rahudman Harahap Fokus Keluarga: Cucu Saya Ada 11

Satu Keluarga Ditembak Mati

Satu keluarga Kepala Desa Nipurlema, Petianus Kogoya yang beranggotakan 5 orang ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Eromaga, Disktrik Ilaga, Papua.

Dalam informasi yang di terima Tribun-Papua.com, Jumat (4/6/2021), Kasatgas Humas Nemangkawi menuturkan kelima korban belum berhasil dievakusi.

Sedangkan TNI-Polri baku tembak dengan KKB yang juga melakukan teror di sekitaran Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga.

Baca juga: Viral Mobil Mercy Diserempet, Pengemudi Teriak: Ini Mercy Lho, Mobil Anda Apa?

"Saat Ini korban masih berada di Eromaga dan belum bisa dievakuasi karena masih terjadi kontak tembak di sekitar Bandara Ilaga," ujar Kasatgas Humas Nemangkawi.

Atas insiden teror berantai KKB ini, masyarakat yang berada di sekitar Eromaga yakni sebanyak 10 kampung mengungsi ke Arah Kunga.

Hingga Jumat (4/6/2021), TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan warga masyarakat Eromaga.

Baca juga: Pergi ke Belanda demi Nikah dengan Bule, Kini Artis Ini Muncul dan Pamerkan Tubuh Langsing Bak ABG

Tak akan Mundur

Meski sempat menarik pasukannya, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menegaskan pihaknya tidak akan mundur menghadapi KKB.

"Pagi ini (Jumat) aparat gabungan akan ke bandara dan diperkirakan KKB masih ada di sekitar bandara sehingga tidak menutup kemungkinan akan kembali ke terjadi kontak senjata, kami tidak akan mundur," ujar Fakhiri.

Adapun pada Kamis malam, aparat menghadapi kesulitan karena kondisi gelap dan lokasi masih berupa perbukitan.

"Kalau ceroboh justru kita jadi penyumbang senjata dan amunisi buat mereka," kata dia.(KOMPAS.COM/ Dhias Suwandi, Irsul Panca Aditra)

Baca juga: Selebgram Rupawan Ini Cari Pasangan Khusus Olahraga, Syaratnya Buat Aduhai, Berminat ?

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Rentetan Aksi Brutal KKB Dalam Sehari: Tembak Mati Satu Keluarga hingga Bakar Bandara Ilaga

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved