Breaking News:

Pembangunan Deli Sport City di Sumut tak Terpengaruh Perubahan RPJMD

Pemprov Sumut pun juga telah menyosialisasikan kepada Bank Indonesia, terkait promosi Sport Deli City.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
SAMBUTAN Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sebelum melakukan peletakan batu pertama pembangunan Deli Sport City untuk pagelaran PON Sumut-Aceh 2024, di Batangkuis, Deliserdang, Jumat (14/8/2020) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembangunan kawasan terpadu olahraga Sumut (Sport Center) atau Deli Sport City disebut tidak sampai terhambat, meski Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumatera 2019-2023 mengalami perubahan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Hasmirizal Lubis mengatakan, mega proyek tersebut tetap bisa berjalan lantaran tidak menggunakan dana APBD. Tetapi melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dan tim KPBU, saat ini masih terus melakukan penjajakan dengan sejumlah investor yang berminat terhadap proyek Deli Sport City yang berada di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang tersebut.

"Dan tentunya lagi investor yang nantinya bersedia untuk mengerjakan proyek Deli Sport City sudah melalui ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ini yang paling penting dan akan terus dilakukan oleh tim untuk menilainya," kata Hasmirizal, Jumat (4/6/2021)

Ia mengungkapkan, adapun calon investor yang saat ini terlihat serius dalam proyek Deli Sport City, yakni perusahaan asal China.

"Perusahaannya apa saya tidak ingat, cuma nanti ada beberapa perusahaan di mana dilakukan secara konsorsium. Sejauh ini ya baru dari Cina, tetapi masih kita lakukan penjajakan lebih komprehensif," ungkapnya.

"Informasinya perusahaan tersebut siap membangun seluruh kawasan (Deli Sport City), baik venue-venue olahraga, untuk kegiatan bisnis, rumah sakit internasional dan lainnya sesuai desain yang telah kita buat sebelumnya. Nantinya pekerjaan ini juga akan dilelang," tambahnya.

Baca juga: Sport Center Dibangun Januari, Edy Rahmayadi: Arena Olahraga Terbesar di Asia Nantinya Ada di Sumut

Namun, penjajakan terhadap sejumlah calon investor lainnya masih tetap dilakukan, sampai nantinya didapati perusahaan yang benar-benar siap mengerjakan seluruh bagunan dan fasilitas di lahan seluas 300 hektar tersebut.

Pemprov Sumut pun juga telah menyosialisasikan kepada Bank Indonesia, terkait promosi Sport Deli City. Hal itu dilakukan karena Bank Indonesia diketahui memiliki banyak jaringan bisnis.

"Jadi proyek ini merupakan investasi murni yang memanfaatkan dana investor. Sehingga tidak terkontraksi pandemi, apalagi tidak memakai dana APBN dan APBD. Harapannya tentu dengan sudah ada investor yang serius mengerjakannya, Deli Sport City bisa segera dibangun di mana salah satu kebutuhannya untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024 mendatang," ujarnya.

Diketahui, kawasan Sport Center Sumut pertama kali dikenal publik usai Gubernur Sumut Edy Rahmayadi resmi melakukan groundbreaking pada 14 Agustus 2020 lalu.

Kawasan yang kini bernama Deli Sport City dipersiapkan Pemprov Sumut dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Di mana Sumut ditunjuk menjadi tuan rumah bersama Aceh. Selain arena olahraga, di kawasan Deli Sport City rencananya akan turut dibangun beberapa fasilitas seperti fasilitas kesehatan, bisnis, sarana pameran, hiburan dan wisata. (ind/Tribun-Medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved