Breaking News:

Pedjoeang Batik Sematkan Emas 24 Karat pada Produknya, Ada Sertifikatnya

biasanya untuk satu kemeja membutuhkan 12-13 kancing emas, bisa juga sesuai permintaan customer dan untuk harganya disesuaikan

Penulis: Yufis Nianis Nduru
Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan
Owner Pedjoeang Batik, Heri Chandra menunjukkan kancing emas 24 karat pada program Cakap-Cakap Bisnis Tribun Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pedjoeang Batik menyematkan emas murni 24 karat dengan berat sekitar 3 gram pada produk batik tulis. Hal ini dituturkan Owner Pedjoeang Batik, Heri Chandra pada acara program Cakap-Cakap Bisnis Tribun Medan, Senin (7/6/2021).

Bahkan Pedjoeang Batik telah memiliki Markas di Medan, berada di Jalan Pakantan No 6 Medan, gedung kaca (samping Hotel Soechi).

Terkait hal ini, biasanya untuk satu kemeja membutuhkan 12-13 kancing emas, bisa juga sesuai permintaan customer dan untuk harganya disesuaikan dengan harga emas harian karena seperti yang kita ketahui harga emas itu fluktuatif atau berubah setiap harinya.

"Dalam satu baju bisa 12-13 kancing emas dengan ukuran standar kancing seperti biasanya. Kita juga menjamin kemurnian emasnya dan di kancing emas ini ada tulisan Pedjoeang Batik yang kami desai sendiri sehingga kami bertanggung jawab penuh dengan kemurnian emas dan masyarakat tidak perlu ragu," kata Heri.

Baca juga: Kompak Pakai Batik, Wali Kota Medan dan Putri Presiden Lakukan Aksi Borong di Acara PKK

Ia menambahkan, dalam menjamin kemurnian emas ini tentu ada surat-suratnya dan sertifikat juga diberikan sehingga apabila ada pelanggan yang mau menjual kembali kancing emas ini, pihak Pedjoeang Batik menerimanya.

Kancing emas ini merupakan koleksi dari Pedjoeang Batik untuk mengangkat nilai batik tulis lebih tinggi lagi. Kancing emas ini berawal dari ide salah satu pecinta batik tulis yang merupakan pelanggan loyal Pedjoeang Batik, beliau memesan kemeja batik tapi bertanya bagaimana agar kemeja batik tulis yang dipakainya bisa tampak lebih bernilai lagi.

Berpatokan dari brand luar negeri yang sering memyematkan logam mulia di produknya seperti jam, tas, ikat pinggang, dan lainnya. Maka dari itu, terealisasilah menyematkan kancing emas ini pada batik tulis.

Selain itu, permintaan kancing emas ini tidak hanya pada kemeja saja melainkan bisa di jas, dress, dan lainnya sesuai permintaan pecinta batik tulis. Bahkan desainer batik tulis Pedjoeang Batik ini khusus.

Pedjoeang Batik menyediakan berbagai motif batik tulis dengan bahan katun dan sutera, didesain langsung oleh mereka dari awal sketsanya, lalu dikerjakan oleh seniman batik dari Pulau Jawa.

"Tidak bisa kita pungkiri bila seniman Pedjoeang Batik berasal dari Pulau Jawa, cuma kami yang desain sendiri motifnya. Itulah yang membuat motif batik kami beda dengan batik lainnya. Saya sendiri juga mengangumi karya ini. Bahkan kami juga dikenal bisa menyediakan batik tulis yang motifnya sesuai permintaan pecinta batik tulis, seperti membuat sketsa wajah, logo, atau lainnya pada batik tulis ini," kata Heri.

Ia juga menjelaskan proses pembuatan batik tulis ini sepenuhnya kerajinan tangan dari awal membuat sketsa hingga menyelesaikan satu lembar kain ini dapat memakan waktu satu sampai enam bulan tergantung kepadatan motifnya.

Heri mengatakan, awal berdirinya Pedjoeang Batik ini terinspirasi dari hobinya yang memakai batik tulis dan dimulai sejak 2019 serta  memiliki motto "Sudah Saatnya Kita Ikut Berdjoeang Melestarikan Warisan Budaya Indonesia."

"Kalau sejarah kami dimulai dari awal suka pakai batik tulis lalu kami kenalkan, apalagi di kota Medan belum begitu familiar dengan batik tulis sehingga pada Mei 2021 kami dirikan Markaj ini agar para pecinta batik tulis bisa langsung melihat produk kita.

Jadi pusatnya di sini dan kita semua para Pedjoeang Batik adalah anak Medan. Di Medan ini menurut saya belum begitu kenal tentang batik tulis sehingga ini kesempatan kami untuk terus mensosialisasikan tentang batik tulis. Sasaran kami juga agar para kaum melenial bisa bangga juga pakai batik tulis ini," ujar Heri.

Pedjoeang Batik mulai dari tahun 2019 telah memberikan informasi dan edukasi tentang batik tulis melalui akun instagram “@kereta_kencana_batik” dan channel youtube “Pedjoeang Batik”.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved