Breaking News:

100 Hari Kinerja Wali Kota Medan

Bobby Nasution Berterima Kasih Sudah Dikritik, Ngaku Tidak Ada Program Kerja Spesifik

Wali Kota Medan Bobby Nasution berterima kasih atas kritik yang disampaikan sejumlah pihak terkait kinerjanya selama ini

Penulis: Aqmarul Akhyar | Editor: Array A Argus
Ist
Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tampak kompak.(Ist) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Wali Kota Medan Bobby Nasution berterima kasih sudah dikritik atas kinerjanya selama ini.

Dia mengatakan, bahwa benar masih banyak tugas yang harus dilakukannya untuk membenahi Kota Medan.

Namun, kata Bobby Nasution, dia bersama wakilnya Aulia Rachman tidak punya program khusus yang spesifik. 

Baca juga: Pejabat Pemko Medan Harus Ikuti Gerak Cepat Bobby Nasution

"Jadi program 100 hari kerja, spesifik khususnya tidak ada.  Kami hanya membuat program untuk satu periode, bukan per tiga bulan kerja sebagai pemimpin Kota Medan,"

"Dari tiga bulan atau 100 hari ini, progres dari program satu periode sudah bisa dilihat," kata Bobby Nasution, Senin (7/6/2021). 

Menantu Presiden RI Joko Widodo ini mengatakan, bahwa dia bersama Aulia Rachman sudah meluncurkan lima program perioritas untuk dijalankan dalam program satu periode.

Menurut Bobby Nasution, untuk mencapai lima program perioritas ini, dia dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman membutuhkan batuan Pendapata Asli Daerah (PAD).

Baca juga: Bobby Nasution Berharap Medan Dapat Menjadi Kota Layak Anak tahun 2021

"Oleh karena itu, kami terus memperbaiki PAD, terkait bagaimana sitematisnya untuk menutupi kebocoran-kebocoran,"

"Ini sudah bisa dilihat terkait gambaran dan rangkaiannya, mudah-mudahan dengan hubungan atau dengan kolaborasi stakeholder dan Forkopimda," katanya. 

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan Robi Barus mengapresiasi langkah yang sudah diambil Bobby Nasution.

Katanya, Bobby Nasution sosok yang tegas.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bobby Nasution Ajak Kahiyang Terobos Hujan Kunjungi Hutan Kota

Menantu Presiden RI Joko Widodo itu membuktikannya dengan mencopot sejumlah oknum pejabat yang tidak beres kerjanya.

"Dari dicopotnya oknum lurah dan kepling yang kedapatan melakukan pungli kepada masyarakat, itu merupakan tindakan tegas," kata Robby.(cr22/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved