Breaking News:

Gunung Sinabung Bergejolak Lagi Luncurkan Awan Panas

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanahkaro kembali mengalami erupsi, Minggu (6/6/2021) malam hingga Senin (7/6/2021)

(Hand-over/Joan Br Sinulingga)
Foto aktivitas Gunung Sinabung kiriman dari Joan Br Sinulingga yang diterima Tribun-medan.com, Selasa (17/1/2017) pukul 09.55 WIB 

TRIBUN-MEDAN.COM,KABANJAHE--Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Tanahkaro mengalami peningkatan pada Minggu (6/6/2021) tengah malam.

Berdasarkan informasi, gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini sempat mengalami satu kali erupsi dan satu kali meluncurkan awan panas.

Menurut petugas pengamat Gunung Sinabung Deri Al Hidayat, dari dua aktivitas Gunung Sinabung itu pertama kali terjadi awan panas.

"Awan panas muncul sekira pukul 23.35 WIB," kata Deri, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Erupsi Jelang Subuh, Sinabung Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 3.500 Meter

Dia menjelaskan, saat awan panas terjadi, getaran yang ditimbulkan dari dalam perut Gunung Sinabung sebesar 120 mm, dengan durasi kurang lebih selama 421 detik.

"Untuk jarak luncur awan panas ini kita tidak dapat diprediksi, karena tadi malam gunung tertutup kabut," katanya.

Selanjutnya, beberapa saat mengalami awan panas, Gunung Sinabung kembali erupsi.

Pada erupsi ini, pihak pengamat mencatat terjadi sekira pukul 23.50 WIB.

Baca juga: Batu Kerikil Menyembur dari Gunung Sinabung saat Erupsi Terjadi, Empat Kecamatan Terdampak

Deri menjelaskan, pada aktivitas erupsi ini pihaknya juga tidak dapat mengamati seberapa jauh jarak luncur abu vulkanik dari dalam perut Gunung Sinabung.

Namun, kata dia, getaran yang ditimbulkan dari dalam perut Gunung Sinabung ini tercatat di alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 36 mm, dengan durasi kurang lebih selama satu menit 25 detik.

Deri menjelaskan, hingga saat ini aktivitas dari Gunung Sinabung masih terus fluktuatif sehingga masih berpotensi untuk kembali terjadi erupsi dan awan panas guguran.

Baca juga: Pagi Ini Gunung Sinabung Tiga Kali Erupsi, Jaraknya Cuma 6 Menit

Dirinya mengatakan, pihaknya masih mencatat persebaran abu dan material yang ditimbulkan dari dampak erupsi dan awan panas malam tadi.

"Saat ini masih kita data untuk persebarannya, namun untuk arah angin tadi malam mengarah ke timur. Dan kondisi angin cukup kencang, kabar yang kita dapat abunya sampai ke kota Binjai dan Medan," pungkasnya. (cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved