Breaking News:

P3K Seleksi Tahun 2019 Belum Gajian, Pemko Siantar Sudah Ajukan Penerimaan Lagi

Andi menjelaskan pengajuan penerimaan P3K merupakan usulan kebutuhan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pematangsiantar.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ ALIJA
Balai Kota Pematangsiantar 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR-Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tetap mengajukan penerimaan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K) ke Kemenpan-RB untuk tahun 2021.

Padahal P3K hasil seleksi tahun 2019 belum juga menerima hak berupa gaji setiap bulannya.

Pada tahun 2020, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Pematangsiantar mengajukan 113 formasi P3K ke Kemenpan-RB untuk tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan penyuluhan pertanian.

Baca juga: Dampak Erupsi, Lahan Pertanian Rusak Terpapar Abu, Petani : Sudah Enggak Ada Yang Mau Beli

"Ada 113 formasi P3K yang kita usulkan untuk dibuka di tahun ini dalam tanggal pengusulan yang sama dengan CPNS ke Kemenpan-RB.

PPPK kita usulkan pada formasi tenaga kesehatan, tenaga pendidik dan penyuluhan pertanian," Kabid Perencanaan dan Pembinaan Kepegawaian BKD Pemko Pematangsiantar - Prima Novi Andi.

Balai Kota Pematangsiantar
Balai Kota Pematangsiantar (TRIBUN MEDAN/ ALIJA)

Andi mengatakan, kebutuhan CPNS dan P3K di Kota Pematangsiantar bersumber dari rencana kebutuhan pemerintah dan dampak dari jumlah PNS yang pensiun, di mana per tahun sekitar 190 - 200 orang purnabakti.

Andi menjelaskan pengajuan penerimaan P3K merupakan usulan kebutuhan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pematangsiantar.

Selanjutnya BKD berkordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) terkait mekanisme penggajian dan tunjangan.

"Usulan kita bisa ditambah atau dikurangi oleh Kemenpan-RB, itu tergantung anggaran. Kita sudah kordinasikan dengan BPKD untuk menggaji dan tunjangan yang lain," katanya.

Disinggung terkait kondisi, di mana ada puluhan P3K yang belum menerima gaji selama ini, Andi pun menyarankan agar ditanyakan ke instansi yang memiliki wewenang yaitu BPKD Pemko Pematangsiantar.

Perlu diketahui, P3K hasil seleksi 2019 yang dilantik berjumlah 51 orang. Rinciannya 33 tenaga pendidikan dan 18 tenaga penyuluh pertanian. Terhitung sejak dilantik di awal tahun 2021, mereka belum juga menerima gajinya.

Baca juga: Viral, Lagi-lagi BEGAL PAYUDAR4 beraksi di Jalan Sepi, Terekam CCTV

Sementara itu, Kasubbid Belanja Tidak Langsung (BTL) pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemko Pematangsiantar Riwan Situngkir membenarkan P3K belum menerima gajinya.

Mereka masih menunggu arahan pimpinan untuk mencari sumber penggajian.

"Kita menunggu arahan pimpinan. Belum ada sinyal kapan penggajian. Kira kira mereka belum gajian sejak Januari atau Februari 2021 itu," katanya.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved