Breaking News:

PPDB Hari Kedua di Sumut Kacau Balau, Begini Tanggapan Pengamat Pendidikan

Kacaunya server Pendaftaran PPDB di Sumut membuat sejumlah orangtua dan siswa mendatangi sekolah tujuan maupun Disdik Sumut untuk meminta kejelasan.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah orangtua calon peserta didik mengeluhkan sistem pendaftaran PPDB online saat di kantor Dinas Pendidikan Sumut, Medan, Selasa (8/6/2021). Situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Medan diduga error menyebabkan beberapa siswa berubah lokasi, dengan tujuan sekolah yang didaftarkan. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Memasuki hari kedua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sumut, banyak pendaftar ataupun orangtua yang mengeluhkan sistem pendaftaran yang error.

Pengamat Pendidikan Sumut, Muhammad Rizal Hasibuan juga turut menyayangkan hal tersebut karena menilai harusnya pihak panitia berkaca pada PPDB tahun lalu.

Baca juga: DULU Cuma Pegawai Bank, Setelah Jadi Istri Andre Taulany Hidup Enak, Pakai Barang Mahal

"Ini hampir setiap tahun terjadi, kembali lagi menyesalkan kenapa dinas pendidikan tidak mengantisipasi padahal kita ketahui bersama ini saatnya untuk pendaftaran daring agar menghindari kerumunan," ungkap Rizal, Selasa (8/6/2021).

PENGAMAT pendidikan Kota Medan, Muhammad Rizal Hasibuan.
PENGAMAT pendidikan Kota Medan, Muhammad Rizal Hasibuan. (TRIBUN MEDAN/HO)

Lanjutnya, Rizal menuturkan bahwa pihak Disdik Sumut harus memiliki persiapan matang untuk dapat berkoordinasi agar mengantisipasi server yang down tersebut.

"Harusnya dinas pendidikan itu berkoordinasi dan sudah mulai menghitung risiko manajemen yang berkaitan dengan PPDB ini karena kita ketahui bersama jika servernya ini dimasuki oleh orang banyak tentu ada overload bersama," ujarnya.

Kacaunya server Pendaftaran PPDB di Sumut membuat sejumlah orangtua dan siswa mendatangi sekolah tujuan maupun Disdik Sumut untuk meminta kejelasan.

Baca juga: Persiapan Belajar Tatap Muka, Disdik Sumut Targetkan 70 Persen Guru Divaksin, Lengkapi Fasilitas UKS

"Kita tidak bisa juga menyalahkan orangtua yang datang ke lokasi karena mereka tidak mendapat informasi yang benar dari dinas pendidikan. Kalau di beberapa daerah itu konsekuensinya mereka menambah waktu pendaftaran," kata Rizal.

Terkait hal ini, Rizal menyimpulkan banyak orangtua siswa yang tidak tersosialisasi dengan baik terkait pendaftaran PPDB Sumut ini.

"Mereka kurang tersosialisasi karena harusnya ini dilakukan lebih awal dan disosialisasikan lebih matang kepada orangtua siswa, karena beberapa orangtua siswa ini kan ada juga yang tidak berpendidikan dengan baik jadi mereka tidak mendapat informasi dan karena itu akhirnya datang ke sekolah sehingga jadi menimbulkan kerumunan," jelasnya.

Sejumlah orangtua calon peserta didik mengeluhkan sistem pendaftaran PPDB online saat di kantor Dinas Pendidikan Sumut, Medan, Selasa (8/6/2021). Situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Medan diduga error menyebabkan beberapa siswa berubah lokasi, dengan tujuan sekolah yang didaftarkan.
Sejumlah orangtua calon peserta didik mengeluhkan sistem pendaftaran PPDB online saat di kantor Dinas Pendidikan Sumut, Medan, Selasa (8/6/2021). Situs Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Medan diduga error menyebabkan beberapa siswa berubah lokasi, dengan tujuan sekolah yang didaftarkan. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

PPDB tahap pertama untuk jalur Afirmasi, jalur perpindahan orangtua/wali dan jalur prestasi berlangsung pada 7-10 Juni 2021. 

Baca juga: FAKTA Baru Penggeledahan PNS Di Binjai, Jaksa Temukan Pesan Singkat Antara Juanda dengan Seseorang

Sudah berjalan selama dua hari, Rizal berharap agar pihak terkait segera melakukan evaluasi darurat agar dapat mengantisipasi permasalahan yang lebih besar lagi.

"Kedepan saya rasa dinas pendidikan harus melakukan evaluasi cepat terkait masalah ini. Dimana-mana itu sudah diterapkan managemen risiko artinya juga terjadi masalah seperti ini wajib sudah ada yang diperhitungkan. Kalau pemimpin tidak bisa memperhitungkan kondisi yang terjadi, pemimpin yang gagal itu," ucapnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved