Breaking News:

Udin Tukang Kubur Ganja Kering Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

"Tugas saya sebagai tukang kubur (ganja), Pak. Upahnya Rp 50 ribu per kilogram," kata Salamuddin

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Sidang lanjutan perkara penemuan 139 Kg lebih ganja di Gudang Kapur dengan terdakwa Salamuddin Alias Udin, dan M. Amril Tanjung di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (16/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sidang lanjutan perkara penemuan 139 Kg lebih ganja di Gudang Kapur dengan terdakwa Salamuddin alias Udin, dan M. Amril Tanjung kini memasuki sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (16/4/2021).

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat, menuntut supaya kedua terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

"Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan para terdakwa dengan pidana penjara seumur hidup," kata Jaksa.

Jaksa menilai perbuatan para terdakwa sebagaimana dan diancam Pidana dalam Pasal 114 Ayat   (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Usai membacakan tuntutan, majelis hakim memberikan waktu satu minggu kepada penasihat hukum para terdakwa untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi).

Diketahui sebelumnya, dalam perkara tersebut, Salamuddin bertugas sebagai pengubur ganja, sedangkan Amril Tanjung sebagai perantara.

Hal tersebut terungkap dalam sidang sebelumnya, dimana Salamuddin mengaku kalau ia mendapat upah Rp 50 ribu perkilo setiap kali ditugaskan mengubur ganja.

"Tugas saya sebagai tukang kubur (ganja), Pak. Upahnya Rp 50 ribu per kilogram," katanya.

Kepada majelis hakim terdakwa mengakui menyesali perbuatannya.

"Menyesal saya," katanya dengan nada lesu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved